oleh

Gelapkan Uang Sampai Rp 20 Miliar, Pemilik HD Dekor Diburu Polisi

TANJUNG SELOR – Menjadi salah satu event organizer (EO) yang cukup terkenal di Kaltara untuk acara pernikahan, kini pemilik HD Dekor atas nama Andi diburu oleh polisi setelah melakukan penipuan kepada warga yang menyewa jasanya.

“Setelah banyak korbannya yang melapor kini kita selidiki dan cari pemiliknya. Sampai saat ini belum mendapat titik terang,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Belnas Pali Padang melalui KBO Sat Reskrim Polres Bulungan IPDA Bernard FP Siregar kepada benuanta.co.id, Selasa 23 Februari 2021.

Dia mengatakan, korban yang sudah melapor cukup banyak, bahkan tafsiran kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. Bahkan ada korban yang melapor kerugiannya mencapai Rp 1,7 miliar.

“Korbannya banyak, kita terima 3 sampai 4 orang yang melapor. Kerugian bervariasi ada Rp 1,7 miliar, ada beberapa ratus juta. Kita tafsir itu ada Rp 20 miliar yang dibawa kabur oleh Andi,” ucapnya.

Bernard menuturkan, pemilik HD Dekor ini cukup pintar dalam menghilangkan jejak. Sejak dilaporkan pada Januari 2021 lalu, keberadaannya di Tanjung Selor sudah tidak ada. “Nomor handphone yang dipakai sudah ganti dan lainnya juga tidak terdeteksi. Bahkan kita lidik ke orang tua pelaku juga tidak ada,” jelasnya.

Kata dia, HD Dekor ini melayani dekorasi, make up atau rias pengantin dan catering. Biasanya ada harga spesial dan dibuat berbentuk paket dengan beberapa pilihan harga dan item yang diberikan oleh pemilik HD kepada warga yang menggunakan jasanya.

“Uang itu ada untuk bisnis, ada untuk biaya pernikahan dan investasi serta utang. Bujuk rayunya itukan HD lagi naik daun ada promo, kemudian mengajak bisnis. Kebetulan acara nikahan yang bagus biasanya dia yang pegang sebagai EO,” ujar Bernard.

Dia menambahkan, saat ini ada HD Dekor yang baru, namun itu sudah tidak ada keterkaitan dengan Andi. Sejauh inipun yang telah dimintai keterangan dari pekerja HD Dekor yang lama, korban dan lainnya. “Kalau untuk Andi sendiri sudah tidak ada, kalau yang baru sebenarnya korban juga,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed