TP2DD Kaltara Raih Penghargaan Nasional, BI Dorong Penguatan Digitalisasi Transaksi Daerah

Ekonomi3 views

benuanta.co.id, JAKARTA – Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Pada ajang KATALIS II Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026, perwakilan TP2DD Kaltara meraih penghargaan Best Knowledge Sharing atas kontribusi dalam berbagi praktik percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), 24–26 September 2026.

Baca Juga :  Pimpinan Baru KPP Tarakan Hadapi Target Pajak Rp1,1 Triliun

Perwakilan TP2DD Kaltara yang menerima penghargaan adalah Nur Indah Palupi, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Utara.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Agus Taufik, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang dibangun dalam mendorong digitalisasi daerah mulai menunjukkan hasil di tingkat nasional.

“Penghargaan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antardaerah dalam mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KATALIS P2DD merupakan forum berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan pembelajaran antardaerah (peer learning) yang diinisiasi Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD). Program tersebut berlangsung pada 2 Mei hingga 4 Juni 2026 sebagai wadah percepatan penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Baca Juga :  BI Dorong Walet Kaltara Tembus Pasar Ekspor

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada ajang penghargaan semata, tetapi dapat diimplementasikan dalam penguatan tata kelola keuangan daerah.

“Pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh melalui KATALIS P2DD diharapkan dapat terus diimplementasikan dan dikembangkan untuk mendukung penguatan tata kelola transaksi pemerintah daerah yang semakin efektif, efisien, dan terdigitalisasi di Kalimantan Utara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pimpinan Baru BI-Kemenkeu, Begini Komentar Ekonom Kaltara

Ia menambahkan, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong percepatan serta perluasan digitalisasi daerah sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Kalimantan Utara.

“Melalui sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berkomitmen terus mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *