Ekonomi Biru Tidak Hanya Eksploitasi Hasil Laut, Ini Manfaat Lainnya Menurut Delegasi Kerajaan Negeri Sabah

Ekonomi47 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kerja sama lintas batas antara Sabah, Malaysia, dan Indonesia dalam kerangka Cross Regional Blue Economy Initiative terus didorong sebagai strategi pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.

Delegasi Kerajaan Negeri Sabah, Rosmandi bin Datu Sulai, mengatakan kolaborasi tersebut membuka peluang besar bagi kedua wilayah untuk memperkuat sektor kelautan tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

“Kawasan perbatasan laut Sabah dan Indonesia memiliki potensi besar. Melalui inisiatif ini, pemanfaatan sumber daya laut diharapkan tetap berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Dari Seutas Benang sampai ke Manca Negara, Tenun D’utan Bawa Identitas Kalimantan Utara

Menurut Rosmandi, konsep ekonomi biru tidak hanya berfokus pada eksploitasi hasil laut, tetapi juga mencakup pelestarian ekosistem, pengembangan pariwisata bahari, serta peningkatan kapasitas nelayan dan pelaku usaha lokal.

Ia menambahkan, kerja sama lintas negara ini juga membuka peluang investasi di sektor perikanan, budidaya laut, hingga industri pengolahan hasil laut yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  Industri Mikro dan Kecil di Kaltara Serap 11.752 Tenaga Kerja, Didominasi Pekerja Perempuan

“Kami berharap ada sinergi kuat antara pemerintah daerah di Kaltara dan Sabah agar program yang dijalankan saling mendukung,” kata dia.

Selain itu, aspek konektivitas dan penguatan jalur perdagangan laut menjadi perhatian dalam inisiatif tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.

Pemerintah Sabah, kata Rosmandi, berkomitmen menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pihak Indonesia guna memastikan implementasi program berjalan efektif.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan Gelar Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Inisiatif ekonomi biru lintas batas ini diharapkan menjadi model kerja sama regional yang mampu mengintegrasikan kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan, sekaligus mempererat hubungan Malaysia dan Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan Kaltara dan Sabah. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *