Harga Logam Mulia Masih Fluktuatif Tiap Harinya

Ekonomi122 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Makin diminati untuk investasi, harga logam mulia masih fluktuatif di Kota Tarakan meski masih jadi salah satu bentuk investasi terbaik saat ini, Rabu, 8 Mei 2024.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam), yang dipantau dari laman logam mulia, Rabu pagi, naik sebesar Rp8.000 menjadi Rp 1.326.000/gram.

Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp1.318.000 per gram pada Rabu (8/5/2024).

Adapun harga jual kembali (Buyback) emas batangan pada Rabu sebesar Rp1.200.000 per gram. Penjual kepemilikan emas Antam, SL menyatakan transaksi harga jual kembali emas batangan lebih dari nominal Rp 10 juta.

Baca Juga :  Lapis Tarakan: Buah Hutan Disulap Jadi Produk Unggulan dan Penggerak UMKM Lokal

“Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP,” ucap SL, Rabu (8/5).

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Rabu:

Baca Juga :  Industri Mikro dan Kecil di Kaltara Serap 11.752 Tenaga Kerja, Didominasi Pekerja Perempuan

– Harga emas 0,5 gram: Rp704.000
– Harga emas 1 gram: Rp1.308.000
– Harga emas 2 gram: Rp2.556.000
– Harga emas 3 gram: Rp3.809.000
– Harga emas 5 gram: Rp6.315.000
– Harga emas 10 gram: Rp12.575.000
– Harga emas 25 gram: Rp31.312.000
– Harga emas 50 gram: Rp62.545.000
– Harga emas 100 gram: Rp125.012.000
– Harga emas 250 gram: Rp312.265.000
– Harga emas 500 gram: Rp624.320.000
– Harga emas 1.000 gram: Rp1.248.600.000

Baca Juga :  Desil Bansos Disorot, Ekonom: Jangan Hanya Lihat Gaji, Ukur Pendapatan Siap Belanja

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.(*)

Reporter: Rewinda Karinata

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *