Mendag Pastikan Kesulitan Impor Beras tak Jadi Kendala 

Yogyakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan kesulitan Indonesia mengimpor beras dari sejumlah negara tidak menjadi kendala pemenuhan kebutuhan masyarakat mengingat stok beras nasional saat ini masih aman.

“Stok (beras) kita banyak, ada 1,6 juta ton, tidak usah khawatir,” kata Zulkifli saat ditemui di Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.

Menurut Mendag, selain stok 1,6 juta ton beras yang ada di dalam gudang, saat ini sudah ada 400 ribu ton beras lagi yang masih dalam perjalanan.

Baca Juga :  NTP Kaltara Turun pada September 2026, Indeks Harga yang Dibayar Petani Naik

Meski demikian, ia tidak menampik bahwa tambahan beras impor masih diperlukan meski persediaan hingga kini masih aman.

“Berapa saja yang diperlukan, tapi stoknya 2 juta ton (termasuk tambahan 400 ton) jadi aman,” kata dia.

Karena stok beras masih melimpah, menurut Zulkifli, pemerintah berani menggelontorkan bantuan beras kepada masyarakat secara besar-besaran dengan alokasi 10 kilogram (kg) per kepala keluarga (KK).

Baca Juga :  Inflasi Kaltara Naik 0,37 Persen, Cabai Rawit Jadi Penyumbang Terbesar

Pemerintah, kata dia, telah mengalokasikan bantuan beras dengan sasaran 21 juta KK lebih selama periode September, Oktober, November 2023.

“Jadi beras banyak, cukup, oleh karena itu kita bagi beras setiap hari besar-besaran,” tutur Mendag.

Seperti diwartakan, Presiden Joko Widodo dalam acara Dies Natalis ke-60 Institut Pertanian Bogor, Jumat (15/9) mengemukakan bahwa ada 19 negara yang membatasi ekspor pangan, salah satunya India yang menyetop ekspor beras dan berdampak pada kenaikan harga beras di semua negara.

Baca Juga :  Kejar Potensi Pajak, 13 Kendaraan di Atas Air Sudah Terdata oleh Samsat

Presiden menyebut 19 negara tersebut membatasi ekspor demi memastikan ketersediaan pangan di negaranya masing-masing.

 

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *