Jualan di Trotoar, Satpol PP Tarakan Layangkan Teguran ke Sejumlah PKL

Tarakan188 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tarakan melakukan patroli terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL), anak-anak pedagang asongan, gelandangan dan pengemis (gepeng) pada Jumat (24/5/2024).

Kasat Pol-PP Kota Tarakan, Sofyan melalui Kabid Trantibum dan Linmas, Opniel Sangka menguraikan, razia ini untuk menegakkan Perda Nomor 13 Tahun 2002 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan Kota Tarakan.

Baca Juga :  Kerumunan Warga saat Kebakaran Halangi Armada Akses Lokasi Kejadian

Hasilnya, pihaknya hanya memberikan teguran secara lisan dan tertulis untuk PKL dan nihil untuk Gepeng dan anak-anak pedagang asongan.

“Kita mobile patrolinya, menyesuaikan dengan rute yang ada. PKL kita temukan ada beberapa yang melanggar khususnya menempatkan dagangan di trotoar,” kata Opniel kepada benuanta.co.id, Senin (27/5/2024).

Dari hasil patroli tersebut, Satpol PP memberikan 2 teguran lisan dan 18 teguran tertulis. Selain memberikan teguran lisan dan tertulis, pihaknya juga menempelkan stiker terhadap rombong PKL yang ditinggalkan di trotoar. Dari razia tersebut didominasi PKL menjual buah-buahan dan makanan siap saji.

Baca Juga :  Marak Pelanggaran Lalu Lintas Anak di Bawah Umur, Satlantas Tarakan Gandeng Pihak Sekolah Gelar Edukasi

“Jadi kita kasih stiker. Kita harap dipindahkan,” imbuhnya.

PATROLI: Petugas Satpol PP Tarakan saat melakukan patroli terhadap ketertiban, kebersihan dan keindahan kota. (DOK: SATPOL PP TARAKAN)

Disinggung soal Gepeng dan anak-anak pedagang asongan, pihaknya perlu merubah pola patroli ke depan. Berdasarkan laporan yang diterima, kebanyakan Gepeng dan pedagang asongan kerap kali ditemukan di kafe atau warung di seputaran kota.

“Kita kekurangan anggota makanya kemarin kita patroli di jalan protokol saja, ke depan kita upayakan untuk area yang menjadi atensi. Laporannya pun lebih dominan di kafe untuk Gepeng ini,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Diduga Bara Tungku Picu Kebakaran Rumah di Gajah Mada

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *