TANA TIDUNG – Hari Jumat, 1 Mei 2020 kemarin bertepatan dengan Hari Malaria Sedunia (HMS), BupatiTana Tidung, Dr. H. Undunsyah mendapatkan sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Pur) Dr. dr. Terawan Agus Putranto secara virtual.
Selain Kabupaten Tana Tidung (KTT), terdapat juga 5 kepala daerah kabupaten dan kota yang mendapat sertifikat eliminasi malaria yang dilaksanakan pada hari malaria sedunia. Diantaranya, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Waktobi, Kabupaten Garut, Kota Bengkulu dan Kabupaten Tasikmalaya.
Bupati Undunsyah menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah pusat karena telah memberikan penghargaan dalam bentuk sertifikat eliminasi malaria kepada pemerintah KTT. Dirinya juga berterima kasih kepada seluruh tim kesehatan yang telah berupaya dalam melawan malaria di KTT.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan kepercayaan dan penghargaan, juga kepada tim kesehatan yang telah berupaya dan berjuang dalam melawan malaria. Seperti yang kita ketahui bersama, yang sulit bukanlah menang melainkan mempertahankan kemenangan, jadi mari kita semua tetap menjaga daerah kita dari malaria,” kata Bupati Undunsyah.
Disampaikan juga oleh Kepala Dinas Kesehatan, Syahril, setelah menerima penghargaan tersebut akan membuat komitmen untyk mereka terus menjaga kondisinya. Namun, apabila dalam 3 tahun kedepan kondisi daerah tersebut menurun untuk menangani malaria maka gelar tersebut akan dicabut.
“Yang sudah mendapatkan sertifikat bisa dicabut lagi kalau di daerahnya ada kasus malaria lagi,” ujar Syahril.
Berdasarkan data di Dinas Kesehatan KTT, yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Hamka,S.Sos sejak tahun 2016 hingga tahun 2018 tidak terdapat kasus malaria di KTT dan pada tahun 2019 terjadi 5 kasus positif malaria yang merupakan kasus impor.
“Memang kan penilaian dari tahun 2016 hingga 2019 ya, dan 2019 memang ada kasus malaria tapi merupakan kasus impor atau bawaan dari luar daerah. Selain itu sampai tahun 2020 ini KTT aman dari malaria,” terang Hamka kepada benuanta.co.id.(*)
Reporter : Herdiyanto Aldino Bachri
Editor: M. Yanudin







