Kapolda Kaltara Pantau Langsung Personel Polri Pengamanan TPS 

benuanta.co.id, TARAKAN – Kapolda Kaltara, Irjen Pol Daniel Adityajaya melakukan pemantauan langsung ke sejumlah TPS di wilayah Kaltara. Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pengamanan personelnya dalam momen Pemilu 2024. Di antaranya yakni TPS khusus di Lapas Kelas IIA Tarakan, pada Rabu, 14 Februari 2024.

“Kita cek ke lapangan pengamanannya seperti apa, kita pastikan anggota juga sehat semuanya. Supaya pengamanan bisa berjalan lancar dan proses pemilu menghasilkan hal baik,” tegasnya, Rabu (14/2/2024).

Baca Juga :  Polda Kaltara Ungkap 58 Kasus Pencurian Periode Januari hingga Mei 2026

Kapolda melanjutkan, anggota Polri yang bertugas juga harus memastikan kesehatannya. Lantaran tahapan pemungutan suara berjalan cukup panjang hingga pengamanan pada penghitungan suara nantinya.

“Pengamanannya harus tuntas, mulai dari pagi sampai selesai. Harus dijaga kesehatannya jangan sampai sakit petugasnya, karena ada pengalaman dari tahun pemilu sebelumnya,” lanjutnya.

Menyoal TPS rawan, jenderal bintang dua itu mengungkapkan tergantung kondisi geografis. Menurutnya, wilayah Krayan terbilang cukup rawan lantaran akses lokasi yang cukup jauh. Pemetaan pasukan pengamanan (PAM) di wilayah rawan ditempatkan 2 personel Polri untuk 1 TPS.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolda Kaltara Tekankan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

“Ada Linmasnya juga dua kali lipat,” singkatnya.

Ia menilai, seluruh proses pengamanan berjalan dengan baik. Termasuk proses pendistribusian logistik pemilu yang berjalan Selasa, 13 Februari 2024, kemarin. Kapolda memastikan, jalannya pengamanan juga terus dilakukan saat logistik pemilu kembali bergeser.

Terlebih pada daerah rawan seperti Krayan, pergeseran kembali logistik pemilu cukup memakan waktu 2 hingga 3 hari.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolda Kaltara Tekankan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

“Lebih dari satu hari, sehingga diperlukan fisik anggota yang sehat. Saat pemilihan anggota juga dipilih yang masih muda, juga sehat. Belum lagi kalau kondisi hujan. Sejauh ini masih aman,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *