benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Diwacanakan menjadi sentra pelayaran untuk wilayah provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung terus melakukan perbaikan dan standarisasi pelayaran terhadap angkutan transportasi sungai dan laut di KTT.
Saat ini proses memindahkan pelabuhan speedboat Tideng Pale ke Pelabuhan speedboat Sedulun. Untuk keselamatan penumpang diwajibkan menggunakan sabuk pengaman (Safety Belt) bagi penumpang di laut dan sungai.
“Kelayakan pada pelabuhan speedboat Tideng Pale memang agak riskan sehingga harus kita pindahkan di Pelabuhan Sedulun yang memiliki standar yang lebih baik. Apalagi kita juga sudah menyiapkan spot-spot kuliner di Pelabuhan Sedulun,” kata Bupati KTT, Ibrahim Ali, Senin 13 Juni 2022.
Sedangkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengguna angkutan transportasi Sungai dan Laut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KTT, Herson mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait standarisasi keamanan penumpang, termasuk membagikan jaket keselamatan terhadap para penumpang.
“Sosialisasi saat ini terus kita lakukan, bahkan pembagian jaket di pelabuhan Sesayap Hilir juga kita lakukan, karena ada beberapa transportasi sungai yang memang tidak menyediakan jaket keselamatan sehingga kita di Dishub lah yang menyiapkannya,” kata Herson.
Ia menambahkan pembenahan pelayanan transportasi tidak hanya akan dilakukan pada transportasi sungai dan laut saja, tapi juga pada pelayanan transportasi darat dan kendaraan umum.
“Beberapa Pelabuhan terus kita pantau agar taat pada penggunaan jaket keselamatan karena jika tidak diawasi takutnya akan tidak taat lagi,” bebernya.
“Termasuk pada pelayanan Damri, sedangkan untuk kendaraan umum sesuai dengan perintah pak bupati, kita terus menekankan ASN untuk tertib aturan lalu lintas,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







