Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik, Bupati Sri Juniarsih Minta PLN Alokasikan CSR untuk Wi-Fi di RTH

BERAU – Pemadaman listrik bergilir yang berlangsung hingga lebih dari 10 jam di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendatangkan dampak ganda bagi warga.Selain memadamkan penerangan, gangguan pasokan listrik tersebut turut melumpuhkan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah.

Menanggapi keluhan publik yang kian meluas, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mendesak PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau untuk segera turun tangan memberi solusi nyata.

Sri meminta PLN mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memasang fasilitas jaringan Wi-Fi gratis di beberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Baca Juga :  Respons Krisis BBM hingga Masalah Listrik, Bupati Berau Minta Warga Pahami Kendala Petugas Field

“Mati lampu otomatis jaringan juga down. Ini menyangkut orang banyak, jadi saya minta PLN bantu melalui CSR-nya,” tegas Sri, Jumat (30/10/2026).

Menurut Sri, pemadaman bergilir yang melanda Berau sejak Ahad (25/10/2026) lalu telah mengganggu produktivitas warga yang mengandalkan koneksi internet untuk mata pencaharian harian. Ia mencontohkan, profesi seperti jurnalis, pengemudi ojek online (ojol), hingga pelaku UMKM berbasis digital sangat terpukul akibat matinya sinyal telekomunikasi.

Baca Juga :  Stabilkan Kondisi Keuangan, Pemkab Berau Putuskan Tutup Kas Daerah

“Seperti wartawan, kirim berita pakai jaringan internet. Ojek online, jualan online, karena semua sekarang serba online,” tutur Sri.

Ia menegaskan, keberadaan Wi-Fi gratis di area publik seperti RTH dapat menjadi jalur alternatif (mitigasi) agar roda perekonomian dan aktivitas warga tidak mati total saat pasokan listrik terganggu.

Sri menuturkan selama menjabat sebagai Kepala Daerah, dirinya tidak pernah menuntut pengalokasian dana CSR kepada pihak PLN. Namun, melihat dampak pemadaman yang dinilai sudah sangat merugikan masyarakat luas, ia merasa PLN perlu memberikan kompensasi sosial yang relevan.

Baca Juga :  Bupati Berau Sebut Penduduk Pendatang Beri Dampak Positif Dalam Perekonomian Daerah

“Saya tidak pernah meminta CSR. Bisa tidak penggunaan CSR dimaksimalkan untuk penyediaan Wi-Fi sebagai pengganti bila terjadi pemadaman atau kejadian seperti ini?,” ujarnya.

Ia menambahkan, PLN sebaiknya tidak hanya berfokus pada proses teknis perbaikan jaringan listrik, melainkan juga memikirkan langkah mitigasi atas dampak sosial-ekonomi yang dirasakan pelanggan. “Kalau memang kami harus menunggu beberapa hari untuk perbaikan, maka berikan kami solusi yang terbaik,” pungkas Sri. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina