Pemkab Berau Lirik Aturan Ganjil-Genap untuk Urai Antrean Kendaraan di SPBU

benuanta.co.id, BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, angkat bicara terkait persoalan antrean panjang kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Berau.

Pihaknya menegaskan tidak ingin masyarakat terus-menerus kesulitan akibat masalah tersebut dan tengah menggodok sejumlah opsi kebijakan strategis.

Gamalis menjelaskan, berbagai formula dan analisis telah dicoba, mulai dari penerapan kuota 25 hingga 40 liter bagi kendaraan. Namun, kondisi antrean masih kerap terjadi.

Baca Juga :  Baturunan Parau Warnai Hari Jadi Berau dan Tanjung Redeb

“Kita ini kan tidak ingin adanya antrean seperti ini. Apa pun harus kita lakukan, berbagai usaha kita coba rumuskan, berbagai analisa kita coba lakukan,” ujar Gamalis, Rabu (23/9/2026).

Sebagai solusi lanjutan, Pemkab Berau bersama DPRD kini tengah melirik opsi penerapan sistem ganjil-genap berdasarkan plat nomor kendaraan. Wacana tersebut dinilai menjadi salah satu langkah potensial untuk menekan volume antrean di SPBU.

Baca Juga :  Temui Wamendagri, Pemkab Berau Perjuangkan Tambahan Dana Transfer Daerah

Kendati demikian, Gamalis mengakui fenomena antrean panjang bahan bakar ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Berau saja, melainkan juga melanda berbagai daerah lain di Indonesia seperti Makassar, Samarinda, Tarakan, hingga Balikpapan.

“Tapi kan kita tidak mau lalu masyarakat dengan antrean ini menjadi susah. Kita mencoba terus mencari jalan keluar untuk ini,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Distribusi lewat FT Tarakan, Pemkab Berau Pastikan Pasokan BBM Dalam Kondisi Aman

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *