benuanta.co.id, NUNUKAN – Dalam waktu dekat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan akan membentuk Forum Pemuda Lintas Agama sebagai upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama dan meneguhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, menyampaikan bahwa pembentukan forum ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan aktif pemuda dalam menjaga persatuan dan perdamaian di tengah keberagaman bangsa.
“Pemuda memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keutuhan bangsa, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan. Indonesia adalah negara majemuk dengan beragam agama, budaya, dan suku. Maka, diperlukan ruang kolaboratif bagi pemuda dari berbagai latar belakang untuk saling mengenal, berdialog, dan bekerja sama menjaga harmoni,” kata Hasan, Selasa (22/7/2025).
Forum ini akan menjadi wadah bagi pemuda lintas agama untuk saling berbagi pandangan, merancang kegiatan bersama, serta menyuarakan semangat toleransi di tengah tantangan sosial dan budaya yang semakin kompleks.
Melalui kegiatan sosialisasi yang telah dimulai, Kesbangpol menargetkan peningkatan kesadaran generasi muda akan pentingnya kerukunan hidup antarumat beragama serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal.
“Tujuan dari sosialisasi ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi menumbuhkan kesadaran kolektif. Kita ingin para pemuda menjadi garda depan dalam membumikan nilai toleransi dan kebhinekaan, bukan hanya di forum, tapi juga di lingkungan masing-masing,” tambah Hasan Basri.
Forum ini direncanakan melibatkan perwakilan dari organisasi kepemudaan, komunitas lintas iman, serta tokoh-tokoh muda dari berbagai agama yang ada di Kabupaten Nunukan.
Kesbangpol berharap forum ini bisa menjadi model kolaboratif lintas agama yang inklusif dan berdampak nyata dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai, setara, dan penuh penghargaan terhadap perbedaan. (*)
Reporter:Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







