benuanta.co.id, NUNUKAN – Hilangnya Baharuddin (29) setelah terjatuh dari jembatan Sungai Tabur Lestari, Kecamatan Simanggaris, hari ini ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
Pada Senin (18/7/2022) petang, tim SAR gabungan yang dibantu oleh warga Kecamatan Simanggaris Kabupaten Nunukan, berhasil menemukan Baharuddin sejauh 500 meter dari lokasi kejadian.
Pencarian di hari keempat ini, korban ditemukan meninggal dunia di dalam perut buaya pada pukul 18.45 Wita. Melalui inisiatif dan bantuan warga sekitar, akhirnya buaya tersebut mampu dilumpuhkan.
Selanjutnya, tim SAR gabungan mengevakuasi jasad pria tersebut dari dalam perut buaya.
“Tim SAR gabungan telah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di dalam perut buaya. Ini juga insiatif warga dengan meracun buaya menggunakan ayam dicampur racun,” terang Kepala Kantor SAR Tarakan Syahril SE melalui Kepala Seksi Operasi, Dede Hariana kepada benuanta.co.id, Senin malam (18/7/2022).
Setelah mengevakuasi jenazah Baharuddin dari dalam perut buaya, tim SAR gabungan kemudian menyerahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah duka, di Jalan KTM Desa Tabur Lestari, Kecamatan Simanggaris, Kabupaten Nunukan.
“Pada pukul 19.00 Wita operasi SAR dinyatakan ditutup. Jenazahnya (Baharuddin) masih dapat dikenali,” tambah Dede.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Nunukan, Polsek Simanggaris, Tagana Kabupaten Nunukan, BPBD Kabupaten Nunukan, Pamtas TNI AD Armed 18, masyarakat dan nelayan.
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Yogi Wibawa







