Dishub Usulkan 3 Trayek Baru Damri untuk Layani Masyarakat

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Perhubungan kembali mengusulkan untuk penambahan trayek Damri di Kalimantan Utara. Hal ini untuk mengkoneksikan antar daerah yang selama ini belum tersentuh moda transportasi.

Kepala Dishub Kaltara Ahmad Hairani melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kaltara, Aswandi mengatakan pengusulan trayek ini telah dilakukan dengan bersurat kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

“Tahun 2022 ini kita telah mengusulkan trayek baru, yakni jalur trayek KTT ke Malinau. Yang ada sekarang trayek Tanjung Selor Malinau dan Tanjung Selor KTT,” ucap Aswandi kepada benuanta.co.id, Ahad 6 Februari 2022.

Baca Juga :  Ekspor Kaltara Turun 25 Persen pada Januari 2026, Surplus Perdagangan Menyusut

Tak hanya itu, pengusulan trayek juga dilakukan untuk membantu masyarakat dari Sungai Ular Kabupaten Nunukan menuju ke Malinau. Dia mengatakan kedua trayek ini sepertinya akan di subsidi.

“Kedua trayek ini akan di subsidi, disini negara harus hadir untuk melayani masyarakat terpencil,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dishub juga mengusulkan dari anggaran tahun 2023 untuk trayek Tanjung Selor ke Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim). Kata dia, selama ini belum tercover sepenuhnya pasalnya hanya dari rute Samarinda Tanjung Selor.

Baca Juga :  Ramadan SIAP QRIS, 4.000 Jamaah Hadiri Kajian Hanan Attaki di Tarakan

“Kalau yang sekarang itu rute Samarinda Tanjung Selor makanya seminggu hanya 3 kali. Suratnya sudah kita arahkan ke Kementerian Perhubungan, kalau disetujui maka itu setiap hari ada,” jelasnya.

“Jadi bisa crossing jadi kalau ada masyarakat Malinau dan KTT mau ke Samarinda bisa melalui rute Tanjung Selor,” tambahnya.

Aswandi menambahkan dengan adanya Damri di Kaltara, masyarakat cukup terbantukan untuk menjangkau setiap wilayah Kaltara. Tak hanya dari bentuk subdisi, saat ini beberapa trayek telah beralih ke komersil karena telah memiliki penumpang yang banyak.

Baca Juga :  1.787 Rumah Tangga di Kaltara Terima Bantuan Pasang Listrik Gratis ‎

“Awalnya Tanjung Selor Malinau subsidi setelah sekian tahun dikelola Damri, ternyata hitungan sudah dinyatakan komersil makanya sekarang tidak berlaku subsidi, yang saat ini subsidi trayek Tanjung Selor KTT jadi ada penumpang 2, 3 atau lebih tetap jalan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *