benuanta.co.id, BULUNGAN – Menjadi pemenang lelang dalam melayani penerbangan perintis di Kaltara, PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) berkomitmen untuk membantu Pemprov Kaltara dalam membangun khusus untuk wilayah Terluar, Terpencil, dan Tertinggal (3T).
Direktur Utama (Dirut) PT Semuwa Aviasi Mandiri, Wagus Hidayat mengatakan pihaknya sangat siap untuk memberikan layanan pengangkutan barang dan orang. Menyelesaikan tugas dan tanggungjawab dalam pemenuhan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) di wilayah perbatasan.
“Kami juga mohon support dari Bandara Tanjung Harapan agar dipersiapkan tempat di sini agar pesawat bisa bermalam dan stay. Sementara ini hanya di Tarakan,” ungkap Dirut SAM Air Wagus Hidayat kepada benuanta.co.id, Jumat (20/8/2021).
Dia menuturkan rute yang dilayani penerbangan perintis oleh SAM Air ada 6. Di antaranya Long Bawan, Long Ampung, Nunukan, Malinau, Tanjung Selor dan Krayan. Penerbangan subsidi ongkos angkut ini sendiri dilayani oleh 1 armada jenis Twin Otter, sesuai dalam kontrak kerjasama antara Pemprov Kaltara dengan SAM Air.
“Kalau kemarin kita bantu dengan SAM Air jenis Caravan tapi kita akan kembalikan ke Papua, karena jenis Twin Otter sudah tiba di Kaltara dua hari lalu,” tuturnya.
Wagus Hidayat menerangkan, pesawat miliknya ini untuk jenis Twin Otter dapat memuat penumpang sebanyak 19 orang. Sedangkan untuk muatan barang dapat dimuat seberat 1.300 hingga 1.500 kilogram.
“Jadi kita punya 19 seat, tapi 2 seat kita siapkan untuk kru. Kalau barang bisa muat 1,5 ton tergantung jaraknya,” terangnya.
Pihaknya pun menyambut baik usulan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang agar layanan komersial juga bisa dihadirkan di Kaltara. Kini dirinya tengah melihat situasi. Tak hanya di Kaltara, wilayah lain di Kalimantan juga bakal diliriknya.
“Kami juga tengah bersiap untuk membuka layanan komersial,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa/Ramli







