MALINAU – Tidak hanya sekedar melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) di Kabupaten Malinau, kedatangan Kapolda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol. Drs. Bambang Kristiyono M.Hum ternyata juga membawa kabar gembira bagi masyarakat Kaltara, khusunya Malinau.
Saat ditemui, Jendral Bintang Dua itu mengatakan, tahun ini pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltara akan segera dilakukan, bersamaan dengan pencairan anggaran dari Kepolisian Republik Indonesia (RI) yang juga akan cair pada 2021 ini.
“Untuk tahun ini kita akan merenovasi bangunan, dan membangun semua kebutuhan fasilitas untuk pendidikan siswa baru kepolisian,” kata Irjen Pol. Bambang.
Saat diwawancara, Kapolda Kaltara mengatakan, akan ada anggaran sebesar Rp 92 miliar untuk pembangunan fasilitas dan renovasi bangunan SPN Polda Kaltara yang diberikan oleh Polri. Di mana nantinya pencairan anggaran itu akan dilakukan secara bertahap, hingga tahun 2022 mendatang.
“Total anggaran yang diberikan oleh Polri itu ada Rp 92 miliar. Tapi tahun ini hanya akan diberikan Rp 46 miliar dulu, sisanya baru dicairkan tahun depan,” ungkapnya.
Meski, sudah direncanakan akan dicairkan secara bertahap, sesuai dengan tahapan renovasi dan pembangunan fasilitas SPN Kaltara, namun Irjen Pol. Bambang mengaku kalau ia masih mengupayakan cara, agar semua anggaran itu bisa dicairkan pada tahun ini.
Menurutnya, pembangunan dan pembukaan SPN harus segera dilakukan. Jika memang SPN Kaltara akan diresmikan dan dibuka pada tahun 2022 mendatang, maka Irjen Pol. Bambang berharap hal itu bisa dilakukan pada awal tahun 2020. Akan tetapi ia menambahkan, hal itu bisa terjadi jika semua anggaran renovasi dan pembangunan fasilitas SPN Kaltara bisa dilakukan pada 2021 ini.
“Semua pihak pasti berharap agar SPN Kaltara bisa segera dibuka agar putra-putri Kaltara bisa segera mendaftarkan diri sebagai siswa akedemi di sini,” ujarnya.
“Makanya saya meminta kepada pak Kapolri agar tahun ini kita hanya fokus ke renovasi dan pembangunan fasilitas SPN agar di tahun 2022 awal SPN Kaltara sudah bisa kita gunakan,” imbuhnya.
Dalam renovasi bangunan dan pembangunan fasilitas SPN Kaltara, Irjen Pol. Bambang mengaku akan menggunakam ciri khas dari adat dan budaya suku asli Kaltara. Agar SPN Kaltara nantinya akan memiliki ciri khas tersendiri, yang menggambarkan adat dan budaya Kaltara.
“Pastinya kita akan menggunakan ornamen dan nama khas daerah atau suku di Kaltara. Makanya saat ini saya juga melakukan konsultasi kepada para tokoh adat, masyarakat dan kepala daerah untuk mendiskusikan hal itu,” tutupnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







