benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan strategi menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dengan memperketat skala prioritas program.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto, mengatakan efisiensi membuat pemerintah daerah tidak bisa menjalankan seluruh program secara bersamaan. Program yang memiliki prioritas dan dampak besar terhadap masyarakat akan lebih dahulu dikedepankan.
“Segala sesuatu kita kedepankan yang prioritas dulu. Kita punya program bagus, kita tidak punya kekurangan program. Tapi sekali lagi, skala prioritas yang terpenting,” kata Denny, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, program prioritas tersebut harus memiliki daya ungkit terhadap pencapaian visi pembangunan daerah sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan publik.
Denny mengatakan, Pemprov Kaltara telah meminta seluruh perangkat daerah menyesuaikan program yang dirancang dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Program yang telah masuk dalam RKPD menjadi salah satu acuan agar tidak terjadi tumpang tindih maupun program yang berjalan sendiri-sendiri.
“Tidak mungkin masing-masing teman-teman ini mempunyai program sendiri lepas dari RKPD yang telah disusun. Kita harus fokus ke sana,” ujarnya.
Untuk 2027, Denny menekankan pentingnya sinkronisasi dengan 10 program prioritas yang telah ditetapkan. Perangkat daerah diminta mengarahkan program sesuai tugas dan indikator yang hendak dicapai.
Ia mencontohkan perangkat daerah yang memiliki tugas menangani kemiskinan harus fokus pada upaya penanggulangan kemiskinan.
“Teman-teman yang menangani kemiskinan harus fokus di kemiskinan, jangan bicara yang lain,” katanya.
Namun, Denny tetap membuka ruang bagi perangkat daerah yang mampu mengambil langkah jemput bola untuk menyelesaikan persoalan di lapangan.
Menurutnya, kerja sama dengan pemerintah pusat juga perlu diperkuat. Tidak seluruh program harus dikerjakan menggunakan kemampuan anggaran daerah jika terdapat dukungan dari pemerintah pusat yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kaltara. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







