Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,61 Persen, BI Soroti Ketergantungan pada Sektor Tambang dan Infrastruktur Lemah

benuanta.co.id, TARAKAN – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) pada triwulan III 2025 tercatat 4,61 persen year on year (yoy). Angka tersebut meningkat dibanding triwulan sebelumnya namun masih berada di bawah rata-rata nasional.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara, Hasiando G. Manik, menyampaikan, struktur pertumbuhan daerah masih menghadapi tantangan mendasar, khususnya ketergantungan pada sektor tambang dan lemahnya infrastruktur pendukung.

“Perekonomian Kaltara menunjukkan peningkatan, tetapi masih belum optimal karena ketergantungan pada tambang dan infrastruktur yang belum memadai,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga :  Ramadan SIAP QRIS, 4.000 Jamaah Hadiri Kajian Hanan Attaki di Tarakan

Investasi melalui Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan, didorong proses finalisasi pembangunan smelter PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI). Net ekspor juga meningkat seiring naiknya pengiriman kayu dan produk turunannya, sedangkan konsumsi rumah tangga tumbuh lebih solid sejalan membaiknya keyakinan konsumen dan meningkatnya transaksi digital.

Kendari demikian, dirinya menegaskan, tantangan struktural masih menahan laju pertumbuhan, khususnya keterbatasan infrastruktur fisik. Data BI menunjukkan 84 persen kondisi jalan di Kaltara masih rusak berat dan 74 persen permukaannya berupa tanah. Hal ini dinilai berpengaruh langsung pada biaya logistik dan minat investasi.

Baca Juga :  Gerhana Bulan Total Terlihat di Langit Kaltara Besok! Berikut Waktu Perubahan Fasenya

“Tantangan investasi di Kaltara masih didominasi persoalan infrastruktur, perizinan, dan regulasi. Ini yang harus dibenahi,” jelasnya.

Selain itu, sektor pertambangan terus menunjukkan kontraksi –2,86 persen (yoy) akibat penurunan permintaan mitra utama seperti Tiongkok serta cuaca buruk yang menghambat produksi. Berbanding terbalik dengan itu, industri pengolahan dan konstruksi justru mencatat pertumbuhan positif seiring peningkatan aktivitas pembangunan proyek strategis.

Baca Juga :  Gali Tambahan PAD, Kaltara Telusuri Potensi Karbon Mangrove dan Gambut

Ia menilai percepatan hilirisasi, peningkatan kualitas infrastruktur, dan penguatan daya saing daerah perlu dilakukan agar pertumbuhan ekonomi Kaltara dapat melampaui nasional dalam jangka menengah. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *