MALINAU – Tak hanya memberikan 30 kubik air gratis kepada warga Kabupaten Malinau, selama masa pandemik covid-19, tahun ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Apa Mening Malinau juga akan membagikan ribuan watermeter bersubsidi kepada warga berpenghasilan rendah.
Menurut Manajer Tekniksi PDAM Apa Mening Sofiansyah SE, program ini merupakan program dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk membantu masyarakat Malinau.
“Total hampir 1.200 sambungan air bersubsidi ya dan saya harapkan program ini bisa membantu masyarakat kita yang saat ini masih kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Sofiansyah.
Tak hanya itu, Sofiansyah juga menjelaskan, tidak mudah untuk setiap BUMD bisa dapat program dari pusat seperti ini. Namun berkat kerja keras Bupati Malinau, Dr. Yansen TP M.Si, yang berhasil meloby pemerintah pusat. PDAM Malinau akhirnya bisa mendapatkan jatah dari watermeter bersubsidi itu.
“Kita kan hanya pelaksana di sini yang berperan besar tentu saja Pemda kita dan itu tidak mudah untuk berurusan dengan pemerintah pusat,” jelasnya lagi.
“Tapi alhamdulilahnya kita berhasil dan warga Malinau berkesempatan untuk mendapatkan, subsidi sambungan air,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, Subsidi Watermater ini merupakan program di mana para warga tidak perlu membayar penuh di setiap pemasangan watermater, asalkan memiliki syarat mutlak untuk mendapatkan watermeter bersubsidi itu.
“Biasanya kan perwatermeter itu biayanya Rp 2 juta lebih, kalau subsidi ini warga cukup bayat Rp 500 ribuan saja, tapi harus betul-betul berpenghasilan rendah saja,” tutupnya.
Total sudah ada hampir 700-an watermeter yang telah dipasang untuk para warga di berbagai wilayah Kabupaten Malinau dan rencananya semua sambungan air akan selesai terpasangkan pada bulan september 2020 ini.(*)
Reporter: Osarade
Editor: M. Yanudin







