Palestina: Korban Pemboman RS di Gaza Kehilangan Anggota Tubuh Mereka

Gaza- Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf Al-Qudra menyatakan bahwa sebagian besar korban “pembantaian” di Rumah Sakit Al-Ahli Baptist di Gaza adalah anak-anak dan perempuan yang kehilangan anggota tubuh mereka.

Al-Qudra menulis pernyataan tersebut melalui akun Facebook, mengomentari pemboman yang menargetkan kompleks rumah sakit, menyebabkan lebih dari 500 warga Palestina tewas.

Baca Juga :  Israel minta pesawat Ethiopian Airlines putar balik karena pilot WNI

“Pembantaian RS Baptist belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak dapat digambarkan. Ratusan korban tiba di rumah sakit dan petugas ambulans masih mengumpulkan bagian tubuh korban,” tulis Al-Qudra pada Rabu pagi.

“Sebagian besar korban pembantaian RS Baptist adalah anak-anak dan perempuan yang anggota tubuhnya hilang. Beberapa korban datang tanpa kepala, dengan bagian tubuh robek dan isi perut keluar,” tulisnya kemudian.

Baca Juga :  Trump dan Netanyahu Dilaporkan akan Serang lagi Iran Sebelum Pemilu

“Jumlah dan jenis cedera akibat serangan terhadap rumah sakit berada di luar kemampuan tim medis dan ambulans kami. Dokter melakukan operasi di lapangan dan di koridor rumah sakit. Beberapa operasi bahkan dilakukan tanpa anestesi,” kata Al-Qudra.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa sebagian besar korban luka akibat pemboman rumah sakit masih menunggu untuk dioperasi, dan tim medis lainnya berusaha menyelamatkan nyawa warga yang berada dalam perawatan intensif.

Baca Juga :  KBRI Sebut tidak ada WNI jadi Korban Serangan Bandara di Riyadh

Al-Qudra pun menyebut bahwa kapasitas perawatan dan pengobatan yang dimiliki RS tersebut hanya dapat bertahan dalam beberapa jam, menunjukkan betapa kewalahannya fasilitas kesehatan itu dalam menghadapi konflik.

Sumber: Anadolu / Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *