DPMPTSP Kaltara Gelar Rakor I-PRO di Kota Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Dokumen Investment Projects Ready to Offer (I- PRO) pada Selasa, 23 April 2024.

Kegiatan ini turut dihadiri seluruh DPMPTSP kabupaten dan kota di Kaltara. Selain itu, hadir pula beberapa stakeholder terkait dalam Rakor tersebut.

Penata Kelola Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Kaltara, Rahman mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPMPTSP kabupaten dan kota.

“Sekarang ini banyak promosi promosi yang tidak berbasis data. Akhirnya kami melakukan rakor bagaimana kita menyusun I-PRO itu. Ini harus pemahaman yang sama antara OPD teknis di Pemprov dan DPMPTSP di kabupaten dan kota,” ujarnya.

Baca Juga :  Investasi Desalinasi Cukup Menjanjikan di Kaltara

Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan kedepannya pihaknya meminta kepada peserta untuk menyiapkan peluang investasi apa saja untuk dijadikan dokumen I-PRO agar dapat dijual kepada investor.

Hal tersebut dilakukan karena saat ini standar kementerian investasi meminta daerah untuk menyiapkan dokumen I-PRO. “Makanya nanti ke depannya setelah Rakor ini kami akan melakukan Bimtek supaya tenaga operator atau SDM yang ada di OPD mampu menangkap apa yang kita sampaikan,” jelasnya.

Dengan demikian, para peserta dapat menyiapkan dokumennya sendiri tanpa harus bergantung pada kemitraan atau universitas untuk mendapatkan data awal. Karena menurutnya data tersebut bisa disiapkan sendiri. Dalam menyiapkan investasi, dalam persiapan diperlukan dokumen yang benar-benar siap berdasarkan perhitungan.

Baca Juga :  Investasi Desalinasi Cukup Menjanjikan di Kaltara

“Jadi nilai investasinya berapa, lokasi titik investasi dimana, marketnya bagaimana, infrastruktur pendukungnya seperti apa itu semua harus dijelaskan dalam dokumen ini,” jelasnya.

Disinggung mengenai materi Rakor, Rahman menjelaskan, terdapat dua materi yang diberikan oleh pihak kementerian investasi yang membahas mengenai garis besar dokumen penyusunan investasi berdasarkan standar penyusunan kementrian investasi, dan materi kedua dibawakan oleh Dosen Universitas Borneo Tarakan.

“Materi kedua kita memberikan peluang bahwa kita berdasarkan komoditi. Jadi dia coba menggambarkan apa sih dokumen yang bisa diangkat di Kaltara ya salah satunya adalah bagaimana hilirisasi rumput laut. Makanya untuk pemateri kedua kita arahkan supaya ada gambar yang jelas kegiatan I-PRO ini seperti apa dokumen-dokumen yang harus disiapkan, komoditinya seperti apa makanya salah satu pemilihannya adalah rumput laut,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Investasi Desalinasi Cukup Menjanjikan di Kaltara

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2914 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *