Kapal Ferry Rute Toli-toli – Tarakan Mogok di Perairan Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Kapal ferry KMP Julung-julung rute Toli-toli – Tarakan dikabarkan mogok di perairan Tarakan sekira pukul 23.00 WITA pada Selasa, 19 Maret 2024. Diduga, kapal penumpang tersebut mogok lantaran kehabisan bahan bakar.

Beredar pula di media sosial, video yang memperlihatkan kondisi kapal di posting oleh salah satu akun.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1896 votes

“Sampai sahur kah kita disini, gara gara tunggu solar. Tengah laut, padahal sudah kelihatan aja (pantai) Amal tu. Berdiam saja kami disini, nda bejalan,” sebut seseorang dalam video tersebut.

Baca Juga :  Jelang Lebaran Pelabuhan Tengkayu I Mulai Dibanjiri Penumpang

Menyikapi hal itu, Kepala UPTD Pelabuhan Ferry, Dimas Klara Permana mengatakan, hal tersebut sudah ditangani oleh PT. Angkutan Sungai dan Danau Penyeberangan (ASDP) Ferry Indonesia. Namun, sejauh ini pihaknya masih belum mengetahui penyebab tertahannya kapal tersebut.

“Kapal sudah tiba di dermaga ASDP Juata Laut sekira pukul 11.00 WITA. Kondisi kapal juga dilaporkan tidak ada masalah dan berfungsi secara normal,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (20/3/2024).

Baca Juga :  Dua Masjid Terbesar di Kaltara Dipadati Jemaah Salat Idulfitri, Ini Harapan Kepala Daerah 

Pihaknya juga belum bisa membenarkan informasi yang beredar terkait kapal kehabisan bahan bakar. Terkait hal tersebut, masih harus dipastikan terlebih dulu dan berkomunikasi dengan ASDP di Tarakan.

“Saya pribadi saja baru lihat informasi itu di HP sekitar jam 2 tadi (Rabu dinihari) ini. Pas saya mau sahur baru tahu. Informasi yang sampai ke kami itu pasti sudah lambat,” lanjutnya.

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan ASDP namun belum terdapat jawaban pasti persoalan mogoknya kapal Ferry tersebut. Berdasarkan perkiraan, seharusnya kapal tersebut tiba sebelum matahari terbit di Pelabuhan Ferry Juata Laut.

Baca Juga :  Momen Idulfitri Pergerakan Masyarakat Meningkat, Kepolisian Utamakan Keselamatan

“Kalau sesuai jadwal, harusnya sudah sandar subuh. Tapi, kan kemarin cuaca juga buruk jadi infonya memang terlambat. Tapi kami baru tahu informasi soal bahan bakar itu,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Ahmadi Burhan membenarkan adanya informasi tersebut. Namun hal itu ditangani oleh ASDP.

“Terkait itu benar (kapal tertahan). Tapi infonya ditangani oleh teman-teman dari ASDP. Bisa langsung dikonfirmasi ke sana,” singkatnya.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *