Pemda Nunukan Pastikan Stok Beras Aman Selama Ramadan, Beras Malaysia Lebih Murah dari Lokal

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan memastikan stok beras di Nunukan aman selama bulan Ramadan.

Pengawas Perdagangan Ahli Muda, DKUKMPP Nunukan, Abdul Rahman mengatakan, untuk pasokan beras di Kabupaten Nunukan sebagain besar didatangkan dari Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1987 votes

“Kalau untuk beras dari Sulawesi itu ada dua kali datang setiap minggunya naik kapal Swasta, untuk jadwalnya itu setiap Senin dan Jumat masuk kapal. Jadi kalau untuk stok beras aman saja,” ungkap Rahman kepada benuanta.co.id, Senin (11/3/2024).

Baca Juga :  Tabrakan di Perairan Sebatik, Tim Gabungan Masih Lakukan Evakuasi Perahu 

Rahman mengatakan, setiap kali datang, kapal tersebut memuat beras 40 hingga 60 ton. Belum lagi, beras juga ada yang pasok dari Pulau Jawa menggunakan tol laut yang biasa dimuat dua kontainer masing-masing 20 ton.

Sedangkan untuk, harganya, ia mengatakan jika berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Nunukan, untuk harga beras premium berkisar Rp17.500 per kg.

Baca Juga :  Dua Hari Pencarian, Akhirnya 5 Motor Berhasil Dievakuasi

“Harganya bervariatif, biasanya itu kalau di tingkat distributor harganya Rp16.000 per kilogramnya. Tapi nanti kalau sudah di pedagang itu harganya sudah Rp17.500 per kilo,” jelasnya.

Rahman mengatakan, untuk harga beras sudah mengalami kenaikan harga secara bertahap sejak akhir tahun 2023 lalu. Bahkan, hingga saat ini belum menunjukkan adanya penurunan harga.

“Harganya memang naik, karena harga ini menyesuaikan dengan beras di daerah penghasil seperti Sulsel dan Pulau Jawa. Kalau di sana naik disini juga ikut naik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Arus Balik di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Meningkat

Kendati demikian, Rahman menyampaikan jika masyarakat di Kabupaten Nunukan lebih banyak yang melirik beras Malaysia jika dibandingkan dengan beras lokal.

“Karena beras Malaysia lebih murah jika dibandingkan dengan beras lokal. Yang mana, untuk beras Malaysia dijual kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilo,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *