Pencarian Jatuhnya Pesawat Perintis Tarakan-Binuang Masih Nihil

benuanta.co.id, TARAKAN – Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas dan TNI-Polri melakukan pencarian posisi pesawat PK-SNE milik maskapai Smart Air yang jatuh pada Jumat, 8 Maret 2024 pagi.

Kepala BLU Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Juwata Tarakan, Bambang Hartato menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi dari Air Navigasi Cabang Tarakan, bahwa pesawat dengan jenis PC 6 Pilatus Porter milik maskapai Smart Air lost contact pukul 08.55 WITA.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1988 votes

Awalnya, pesawat perintis tersebut berangkat dari Bandara Juwata Tarakan menuju Bandara Binuang pada pukul 08.00 WITA dan diperkirakan tiba di Bandara Binuang pukul 09.20 WITA.

Baca Juga :  Arus Balik Padati Dermaga Pelabuhan Tengkayu I Tarakan 

“Namun dinyatakan lost contact pukul 08.55 WITA. Misi penerbangan membawa kargo perintis dari APBN dan logistik makanan. Sampai saat ini kita masih upaya pencarian,” singkatnya, Jumat (8/3/2024).

Adapun titik diduga jatuhnya pesawat tersebut hingga saat ini belum diketahui. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan saat ini telah menurunkan personel untuk menyisir ke lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat perintis tersebut.

Berita terkait : 

Pada pukul 11.40 WITA, pesawat PK-SNO melakukan penyisiran dari Long Bawan ke Binuang berdasarkan lokasi yang tertera pada Spider Track pada koordinat 3°37’34.58″N 116°24’51.46″E namun hasilnya nihil.

Baca Juga :  Pemkot Tarakan Tak Berlakukan WFH bagi ASN

Pihaknya juga mendapatkan informasi dari Basarnas Pusat pukul 12.30 WITA, mengenai signal dari pesawat PK SNE yang diterima LUT pada koordinat 3°44’10.00″N 115°50’53.58″E. Terdapat pula titik koordinat duga pada 3°44’9.10″N 115°55’45.36″.

Lanjut, pukul 14.26 WITA, pesawat PK-SNG dan PK-VVU turut melakukan penyisiran dari Malinau ke Binuang dengan koordinat yang berhasil ditangkap oleh LUT pada koordinat 3°44’10.00″N 115°50’53.58 E dan 3°44’9.10″N 115°55’45.36″.

“Pukul 16.08 WITA pesawat PK-SNG dan PK-VVU telah melakukan penyisiran dengan hasil nihil dan telah mendarat di Malinau untuk pengisian bakar,” jelas Kepala Basarnas Tarakan, Syahril.

Baca Juga :  Pj Wali Kota akan Evaluasi Tarif Masuk Pantai Ratu Intan

Dilanjutkannya, pada pukul 16.00 WITA, pihaknya juga berkoordinasi dan mengerahkan Heli Bell 412 EPI REG. GA. 5224 milik Kodam VI Mulawarman untuk melakukan penyisiran ke Binuang.

Heli Bell tersebut take off dari Tarakan menuju Binuang pukul 16.57 WITA dengan estimasi 45 menit dan tiba pukul 17.43 WITA dengan total 10 Passenger on Board (POB) yakni 6 Tim Rescue Kansar Tarakan dan 4 crew Heli. Namun, pencarian harus dihentikan lantaran cuaca gelap dan melakukan pengisian bahan bakar. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *