Diduga Bakar Sampah, Api Meluas Lahap Lahan 5,8 Hektare di Jalan Pembangunan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthula) kembali terjadi di Jalan Pembangunan Kabupaten Nunukan. Lahan yang diperkirakan 5,8 hektare habis terbakar, Selasa siang (27/2).

Kepala Sub Bidang Informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Basir menuturkan kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.27 Wita.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2023 votes

“Lahan yang terbakar ini posisinya dipinggir Jalan, lahannya ini bukan kebun tapi hanya ilalang dan pohon-pohon liat,” kata Basir kepada benuanta.co.id, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga :  267 Pelanggaran Selama Ops Ketupat Kayan di Nunukan

Diterangkannya, dari informasi yang didapatkan kebakaran tersebut terjadi lantaran ada yang membakar sampah di sekitar lokasi.

“Informasi yang kami dapat karena ada yang bakar sampah, karena kondisi kemarau dan panas terik apinya langsung menjalar,” ungkapnya.

Basir mengatakan, untuk melakukan proses pemadaman api, pihaknya dibantu oleh personel TNI-Polri, KPH, dan PMK. Sementara itu, proses pemadaman dan pendinginan dilakukan hingga pukul 14.47 Wita.

Baca Juga :  Lima Unit Motor Ikut Tenggelam Hanya Satu Dapat Dievakuasi

“Karena panas terik, jadi apinya ini cepat sekali menjalar saat di tiup oleh angin. Selain menggunakan unit pemadam kebakaran, personel juga melakukan pemadaman api dengan cara manual,” jelasnya.

Sementara itu, Basir mengatakan jika saat ini pihaknya belum mengetahui siapa pemilik dari lahan yang terbakar tersebut.

“Total lahan yang terbakar sekira 5,8 hektare,” terangnya.

Baca Juga :  Ribuan Botol Minyak Kemiri Asal Indonesia Gagal Diselundupkan ke Malaysia

Tak henti-hentinya, Basir menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang bisa menyebabkan Karthula. Hal ini lantaran Nunukan sedang dilanda musim kemarau, sehingga api akan begitu cepat menyambar.

“Kita imbau jangan membuka lahan dengan cara di bakar, kemudian jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan jangan membakar sampah di dekat lahan,” imbaunya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *