Skenario Penelantaran, Wanita Penemu Bayi di Lingkas Ujung adalah Orangtua Kandung

benuanta.co.id, TARAKAN – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kalimat itu mungkin cocok untuk AA, wanita yang menemukan bayi terlantar di salah satu ruko di Kelurahan Lingkas Ujung pada Rabu, 17 Januari 2024 lalu, kini wanita penemu bayi laki-laki itu sudah mengaku sebagai ibu kandung.

AA membuat skenario penemuan bayi laki-laki sekaligus membuat laporan palsu ke pihak kepolisian. Meski sempat dicurigai, namun AA tetap kekeh bahwa ia menemukan bayi dan ingin merawatnya. Padahal, bayi yang ditemukan dengan secercah pesan di kertas itu merupakan bayinya dari hubungan gelap dengan kekasihnya.

“Saya melakukan ini karena tidak mau ketahuan (hasil hubungan gelap) orang sih,” ujar AA saat diwawancarai pewarta, Senin (29/1/2024).

Ia juga mengaku melakukan skenario ini sendirian. Namun, ia enggan membeberkan skenario yang dibuatnya meski ayah dari bayi tersebut mau bertanggung jawab. AA mengatakan dirinya belum siap untuk membangun rumah tangga bersama kekasihnya.

Baca Juga :  15 Karhutla Melanda Tarakan, BPBD Sebut Bencana Hidrometeorologi

“Ya belum siap aja. Kalau merawat bayi saya yang akan rawat bayi itu sendiri. Saya akhirnya mengaku karena saya menginginkan bayi itu,” sebutnya.

AA pun masih menunggu proses yang berjalan ke depan untuk dapat kembali merawat bayinya. Diketahui, bayi tersebut saat ini masih dalam penanganan di Dinas Sosial Kota Tarakan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Tarakan atas kejadian yang sempat menghebohkan ini. AA mengharapkan dari kesalahan ini untuk berbenah diri.

“Dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, menyampaikan rasa permohonan maaf yang tulus atas tindakan saya yang keliru. Saya menyadari bahwa laporan yang tidak benar akan membuat pelanggaran hukum, untuk ituhdengan rendah hati meminta maaf kepada Polres Tarakan, KSKP, Dinas Sosial dan masyarakat. Saya berjanji tidak akan terlibat lagi dalam tindakan yang merugikan masyarakat dan lembaga yang ada,” bebernya.

Baca Juga :  MA Tolak Kasasi Jaksa atas Perkara Sabu 2,7 Kilogram

Berita terkait : 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan, AIPDA I Putu Suryada mengatakan polisi sudah curiga kepada AA sejak ia melaporkan penemuan bayi ke Polsek KSKP. Lalu, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan disimpulkan bayi itu tidak ditemukan di ruko yang ia sebutkan saat itu. AA juga diketahui melahirkan bayinya di rumahnya seorang diri.

“Pacarnya selama ini tahu dia hamil. Masih ada hubungan tapi tidak terlalu tahu soal kelahiran bayinya. Pacarnya juga sudah menawarkan untuk menikah, tapi si AA katanya belum siap,” katanya.

Baca Juga :  Basarnas Maksimalkan Penggunaan RIB saat Operasi SAR di Hilir Sungai

Disinggung menyoal kondisi kejiwaan AA, Putu menyebut seluruhnya normal. Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap dokter di tempat fasilitas layanan kesehatan yang selama ini didatangi AA untuk memeriksakan kondisi janinnya selama masa kehamilan. Polisi juga menemukan bukti berupa buku kontrol kehamilan AA.

“Kita yakin dan simpulkan dia (AA) ibunya. Sudah diperiksa dokter juga. Perkiraan dokter dengan kelahiran bayi juga sesuai. Kita visum luar juga untuk mengetahui bahwa AA memang melahirkan bayi,” lanjutnya.

Saat ini, kondisi bayi laki-laki itu sudah berangsur membaik. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan instansi terkait untuk mengembalikan bayi ke orang tua kandungnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *