Jalankan Amanah Almarhum Suami, Jumatia Wakafkan Mobil ke Sekolah 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Jumatia (41) warga Jalan Jamaker, Kelurahan Nunukan Barat menjalankan amanah almarhum suaminya, yakini mewakafkan satu unit mobil Innova untuk operasional sekolah di SMAIT Ibnu Sina Nunukan.

Dengan mata berkaca-kaca dan suara yang berat lantaran menahan tangisnya, ibu dari 3 orang anak ini bercerita jika niat mewakafkan mobil tersebut merupakan keinginan dari almarhum suaminya yang telah meninggal dunia.

“Sebenarnya sudah beberapa bulan terakhir itu, suami saya selalu minta izin ke saya mau hibahkan mobil ini ke sekolah, tapi saya selau diam saja kalau beliau berkata seperti itu,” kata Jumatia, Jumat (5/1/2023).

Hingga, beberapa hari sebelum jatuh sakit, almarhum suaminya yang bernama Ahmad masih sempat mengatakan jika mobil Innova itu akan ia serahkan ke sekolah. Sebab, selama ini ia melihat kondisi mobil kijang yang biasnya digunakan sebagai mobil operasional tempat anaknya sekolah tersebut sudah sangat tak layak digunakan.

“Sebenarnya almarhum ini hanya menunggu saya bilang iya saja baru ia serahkan ini ke sekolah, waktu itu dalam hati sebenarnya saya mau tapi tidak tahu kenapa juga saya tidak pernah mengucapkan iya,” ucapnya.

Hingga, pada (1/11/2023) lalu, saat itu almarhum suaminya tiba-tiba terkena stroke dan langsung dilarikan ke RSUD Nunukan. Bahkan, selama enam hari, Jumatia mengatakan jika suaminya tak sadarkan diri dan harus dirawat di ruangan ICU.

Saat itu, Jumatia pun teringat dengan Keinginan suaminya yang selalu mengatakan ingin salah satu dari tiga mobilnya untuk diwakafkan ke sekolah.

“Jadi waktu almarhum ini di rawat, saya ketemu sama Kepala sekolah SMAIT Ustadzah Arpiah menyampaikan bahwa beliau mau serahkan mobil ini ke sekolah, setelah itu saya ke ruang ICU, suami saya sudah di situ tidak bisa bicara lagi, jadi saya sampaikan kalau mobil Innova ini akan kita wakafkan. Tapi besok subuhnya suami saya sudah meninggal dunia,” tuturnya.

Dikatakannya, setelah suaminya meninggal dunia, mobil tersebut ia masukkan ke bengkel untuk dilakukan perbaikan dulu sebelum diserahkan ke pihak sekolah.

“Anak saya semuanya sekolah di Ibnu Sina, yang satu sudah kuliah dulu lulusan SMAIT juga, satunya masih kelas 2 SMA di sini yang terkahir masih SD, Alhamdulillah saya sangat ikhlas mewakafkan mobil ini, semoga ini bisa menjadi amal jariyah buat suami saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAIT Ibnu Sina, Ustadzah Arpiah menyampaikan pihaknya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada wali murid yang sudah mewakafkan satu unit mobil untuk operasional sekolah.

“Alhamdulillah, karena kami sangat butuh mobil operasional, sebelumnya kami ada mobil operasional yang dipinjamkan dari yayasan tapi karena itu juga mobil bekas dan sudah rusak, mobil itu kita pakai sejak sekolah ini berdiri yakni 2020 lalu,” kata Arpiah kepada benunta.co.id, Jumat (5/1/2024).

Dikatakannya, mobil ini sangat bermanfaat, sebab lokasi SMAIT Ibnu Sina yang berada di Jalan Ujang Dewa Sedadap ini sangat jauh dari kota, sehingga sangat membutuhkan mobil untuk antar jemput ketika ada kegiatan di luar sekolah.

“Tadi saya sempat bicara dengan teman almarhum, jadi mereka ini punya usaha rental mobil. Jadi waktu itu katanya mobil kijang sekolah ini pernh masuk bekel, di situlah almarhum merasa iba melihat mobil kami dipasangkan ban bekas, jadi di situlah ia katakan ke temannya bahwa mobil Innova ini nantinya akan diserahkan buat sekolah,” ungkapnya.

Arpiah menyampaikan, selama ini, meski hanya sebagai wali murid, namun almarhum selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan sekolah. Bahkan ia selalu mau mengantar dan menjemput anak-anak sekolah apabila ada kegiatan sekolah.

“Kebetulan anak almarhum ada sekolah di sini juga, tentunya mobil ini akan kita gunakan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Dikatakannya, saat ini, sekolah SMAIT Ibnu Sina memiliki 3 ruang kelas dengan total siswa sebanyak 72 orang.

“Kalau anak-anak yang sekolah di sini, itu kebanyakan anak Nunukan, ada juga dari Pulau Sebatik dan Sei Menggaris dan beberapa dari luar Nunukan. InsyaAllah tahun depan kita pindah di bangun baru yang depan kantor DPRD. Jadi mobil ini akan dipakai buat antar jemput anak-anak yang tinggal di asrama,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Nicky Saputra 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1987 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *