Penumpang Membludak, Dishub KTT Pastikan Tiket Feri Masih Normal

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Puncak arus balik mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Tana Tidung (KTT) diprediksisan akan terjadi pada 2 Januari 2024 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KTT, M. Arief Prasetiawan mengungkapkan, pada 2 Januari 2024 merupakan momen berakhirnya libur Nataru.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1941 votes

“Sebenarnya jika dilihat kondisi saat ini muatan kapal feri KM. Manta selalu overload penumpang. Tapi kita juga harus melihat potensi pada arus balik mudik nanti,” kata Arief, Jumat, 29 Desember 2023.

Kondisi arus pelayaran KM. Manta saat ini disebut masih didominasi oleh penumpang asal Kota Tarakan yang berangkat menuju KTT.

“Karena kebanyakan mahsiswa atau pekerja yang ingin balik KTT atau wilayah sekitarnya. Sedangkan arus penumpang dari KTT kita prediksikan terjadi saat usai libur Nataru,” jelasnya.

Meski KM. Manta selalu mengalami overload penumpang, namun Dishub KTT menegaskan tarif tiket KM. Manta tidak mengalami kenaikan dan masih ditarif normal.

“Tidak ada kenaikan harga tiket, jadi penumpang juga tidak perlu khawatir. Justru kekhawatiran kita penumpang yang terlambat dan harus bermalam untuk menunggu keberangkatan yang selanjutnya,” terangnya.

Sementara itu salah satu penumpang KM. Manta, Rachmad mengaku lebih memilih mudik dengan menggumakan kapal feri karena tarifnya yang murah dan bisa membawa kendaraan.

“Kalau speedboat memang cepat durasi berangkatnya, namun harga tiketnya sedikit lebih mahal dan itu belum termasuk barang bawaan. Tapi kalau kapal feri kita cukup sekali bayar tiket dengan kesesuaiaan kendaraan, sehingga masyarakat juga lebih terbantu karena ongkos angkutnya yang murah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *