Ratusan Personel Dikerahkan Polresta Bulungan di Malam Puncak Natal

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Mendukung kelancaran ibadah Natal 2023 dan mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, Polresta Bulungan mengerahkan ratusan personil untuk melakukan pengamanan di setiap gereja yang ada di Bulungan.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha melalui PS. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Bripka Hadi Purnomo mengatakan, sebanyak 273 personil telah diterjunkan dan melibatkan seluruh personil polsek jajaran. Pengamanan ini dilakukan mulai tanggal 21 Desember hingga 2 Januari dalam Operasi Lilin Kayan 2024.

Baca Juga :  5 Rumah di Tanjung Palas Hulu Terbakar, Satu Korban Meninggal Dunia

“Untuk pengamanan di gereja, Polresta Bulungan menyiapkan jumlah personil yang cukup sesuai dengan jumlah jemaat yang akan hadir,” katanya, Senin (25/12/2023).

Adapun personil yang diturunkan berkisar antara 5 hingga 15 orang di setiap gereja. Hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan dan jaminan keamanan kepada warga yang hendak beribadah pada malam natal.

“Polresta Bulungan juga telah melakukan antisipasi terhadap kemungkinan gangguan Kamtibmas yang dapat terjadi pada saat perayaan Natal,” kayanya.

Baca Juga :  Hujan di Bulungan Diprediksi Awet hingga Esok Hari

Tak hanya itu, kekuatan Brimob telah dilibatkan untuk keperluan sterilisasi dan pengamanan gereja-gereja yang berada di wilayah Bulungan.

“Selain Brimob, ada 152 personil dari Polres sendiri yang turut serta dalam pengamanan ini. Mereka bertugas untuk melakukan pengamanan di sekitar gereja dan sejumlah lokasi yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas,” sebutnya.

Tahun ini, ada 26 gereja yang ada di wilayah Bulungan yang mendapatkan pengamanan dengan tujuan memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi jemaat yang akan hadir dalam perayaan ibadah Natal.

Baca Juga :  Polisi Musnahkan Barbuk Sabu 15 Kg dan 3.400 Pil Ekstasi, Pelakunya Adik dan Kakak

Selain menyiapkan personil dan tenaga pengamanan, Polresta Bulungan juga melakukan pengawasan terhadap seluruh aktivitas masyarakat di sekitar gereja dan lokasi perayaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada aktivitas yang dapat mengganggu jalannya ibadah Natal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekitar.(*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *