RSUD dr. H Jusuf SK Olah Limbah Medis Secara Mandiri

benuanta.co.id, TARAKAN – Sebagai pelayan kesehatan tentu jumlah sampah atau limbah medis di RSUD dr H Jusuf SK tak pernah absen. Setiap harinya, terdapat 4 kali pengutipan sampah dari bilik-bilik ruangan yang ada di RSUD.

Terkhusus limbah medis sendiri, RSUD dr. H Jusuf SK sudah mampu melakukan pengolahan secara mandiri. Terdapat alat incenerator atau pengolahan limbah medis dengan cara dimusnahkan yang telah memiliki izin dari Kementrian Lingkungan Hidup tahun 2020 lalu.

“Jadi tidak boleh sembarangan dalam melakukan pengolahan alat incenerator ini. Di Kaltara hanya RSUD dr. H Jusuf SK yang mampu mengelola limbah medis secara mandiri,” kata Kepala Instalasi Kesling dan K3 RSUD dr. H Jusuf SK, Trio Hariwibowo, Kamis (22/6/2023).

Baca Juga :  RSUD dr. H Jusuf SK dapat Pengampuan Kemenkes RI untuk Penanganan Pasien Stroke

Setiap bulannya, juga dilakukan pencatatan dan penimbangan dari hasil limbah medis yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu. Kemudian hasil dari pembakaran itu berbentuk abu yang disimpan ke Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang juga telah memiliki izin, sebelum akhirnya di kirim ke Bogor untuk pengolahan tahap akhir. Penyimpanan di TPS ini selama 6 bulan lamanya sebelum akhirnya dikirimkan.

Baca Juga :  RSUD dr. H Jusuf SK dapat Pengampuan Kemenkes RI untuk Penanganan Pasien Stroke

Dilanjutkan Trio, sebagai bentuk kepatuhan terhadap lingkungan, per 6 bulan sekali pihaknya melakukan uji sampling udara.

“Kita sudah bekerja sama dengan perusahaan laboratorium swasta. Kita harus mengetahui hasil akhirnya bahwa incenerator kita ini telah memenuhi baku mutu sesuai dengan Kementrian Lingkungan Hidup. Kita aman. Begitupun untuk udara juga aman,” lanjutnya.

Alat incenerator yang dimiliki RSUD sebanyak dua buah, namun satu masih dalam proses perizinan di Kementerian Lingkungan Hidup. Per harinya, limbah medis yang dihasilkan dari pelayanan kesehatan sebanyak 350 hingga 400 kilogram. (adv)

Baca Juga :  RSUD dr. H Jusuf SK dapat Pengampuan Kemenkes RI untuk Penanganan Pasien Stroke

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2903 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *