Kualitas Pariwisata di Kaltara Ditarget Beriringan dengan Pengembangan SDM Lokal

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Targetkan adanya penambahan desa wisata di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Dinas Pariwisata(Dispar) Kaltara ingin Dispar yang ada di kabupaten dan kota, dapat meningkatkan kualitas dari destinasi wisata yang ada di masing-masing daerah.

Kepala Dispar Kaltara, Njau Anau mengatakan, hal itu dilakukan karena ingin adanya penambahan wisatawan dari luar daerah yang berkunjung ke Kaltara melalui pariwisata.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

“Kalau wisatawan lokal kita saya rasa sudah mengalami peningkatan, tinggal pariwisata dari luar provinsi saja yang masih stagnan, sehingga kita juga harus berbenah untuk menarik pariwisatwan interlokal dan mancanegara,” kata Njau Anau, Senin, 15 Mei 2023.

Baca Juga :  Pemandu Diving Profesional Masih Dibutuhkan untuk Pengembangan Wisata di Tana Kuning

Ia menejelaskan fokus utama Pemprov Kaltara bersama Dispar di tahun ini yaitu menggerakan roda perekonomian daerah melalui kepariwisataan. Sehingga dengan makin banyaknya kunjungan wisatawan juga diharapkan bisa mempebesar roda perekonomian daerah.

“Melalui kunjungan wisatawan tentunya kita harapkan ada transaksi dan perputaran uang yang terjadi antar wisatawan dengan warga sekitar. Makanya adanya wisatawan di setiap destinasi wisata ini sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemandu Diving Profesional Masih Dibutuhkan untuk Pengembangan Wisata di Tana Kuning

Selain peningkatan pengelolaan destinasi wisata melalui upgrade sarana-prasarana, adanya pemberdayaan bagi warga lokal juga merupakan faktor yang penting.

Menurut Njau Anau, pemberdayaan warga lokal sebagai pelaku UMKM merupakan hal yang tidak terpisahkan dari pengembangan destinasi wisata itu sendiri.

“Ketika destinasi wisata kita semakin diakui, maka kunjungan wisatawan juga akan meningkat. Sehingga pemberdayaan warga lokal juga perlu dilakukan,” terangnya.

“Di mana warga lokal inilah yang kita harapkan dapat menyediakan kebutuhan wisatawan, seperti penginapan, kuliner dan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemandu Diving Profesional Masih Dibutuhkan untuk Pengembangan Wisata di Tana Kuning

Ia menambahkan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dengan pemberdayaan SDM warga lokal, merupakan perpaduan yang tak terpisahkan seperti simbiosis multualisme.

“Kita ambil contoh di Desa Tana Kuning, sudah berapa banyak warga yang menjadi pelaku UMKM disana. Makanya jika dilihat uang yang masuk akan terputar di desa itu, sehingga taraf kemakmuran ekonomi warga pun akan meningkat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *