Terima Kunjungan PPHTP Kementan RI, DPKP Kaltara Kenalkan Beras Petani Desa Sajau

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Ir. Heri Rudiyono, M.Si., mendampingi Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP) Kementerian Pertanian RI, Batara Siagian, SP. M.AB., melakukan kunjungan ke Kabupaten Bulungan.

Dalam kunjungannya Direktur PPHTP Kementan RI itu mengunjungi sejumlah lokasi Pertanian termasuk di Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur. Tepatnya di penggilingan padi (rice milling unit/RMU) penghasil beras lokal kemasan bermerek Enggang.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

“Tentunya dengan kehadiran bapak direktur PPHP ditengah kelompok tani juga kita harapkan dapat menambah semangat petani terus meningkatkan hasil produksi karena ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Bulungan,” kata Kepala DPKP Kaltara yang akrab disapa Heri.

Baca Juga :  DPKP Tegas soal Cegah Hewan Ternak masuk ke Kaltara

Saat ini diungkapkan oleh Heri, hasil pertanian di Kabupaten Bulungan rata-ratanya hanya dua hingga 3 kali panen saja dalam satu tahun. Sehingga bersama dengan Kementan RI, DPKP Kaltara terus berupaya melakukan inovasi agar hasi pertanian Kaltara dapat meningkatkan hasil produksi dengan hasil panen yang lebih baik.

“Upaya ini terus kita lakukan salah satunya ialah dengan penggunaan pupuk organik dan pelatihan untuk penggunaan pupuk organik ini sudah kita lakukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPKP Tegas soal Cegah Hewan Ternak masuk ke Kaltara

“Sehingga kita pun berharap dengan penggunaan pupuk organik ini dapat meningkatkan hasil panen petani hingga 4 kali panen dalam setahun secara konsisten,” tambahnya.

Dengan meningkatnya produksi pertanian Kaltara ini nantinya juga sangat diharapkan oleh Heri dapat mengatasi permasalahan ketahanan pangan hingga mencegah inflasi harga bahan pokok di Kaltara.

“Tentunya sebagai provinsi kita juga harus bisa memproduksi hasil pertanian sendiri, seperti beras lokal kemasan bermerek Enggang yang saat ini sudah mencadi salah satu contoh beras produksi lokal kita,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  DPKP Tegas soal Cegah Hewan Ternak masuk ke Kaltara

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *