UTDRS Buka Layanan Pendonor, Andalkan Alat Aferesis

benuanta.co.id, TARAKAN – Sejak berkembangnya unit bank darah menjadi unit transfusi darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H Jusuf SK, kini melayani pengambilan donor darah. Pelayanan ini beroperasi sejak April 2022 lalu.

Kendati mengalami kemajuan, unit bank darah tetap berada pada integrasi dengan unit transfusi darah.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1926 votes

“Jadi ada peran bank darah rumah sakit untuk mendistribusikan ke ruangan pasien,” ujar Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), dr. Ronny Sidunata, Kamis (27/4/2023).

Dalam memastikan ketersediaan darah, RSUD melakukan jemput bola ke masyarakat maupun instansi. Tak hanya eksternal rumah sakit, bahkan pegawai RSUD dr. H JSK sendiri juga bisa melakukan pendonoran darah yang nantinya berguna untuk kebutuhan pasien.

“Baik dari keluarga pasien juga bisa. Kita selalu mengumumkan misalnya membutuhkan golongan darah apa. Itu kami pasti umumkan,” lanjutnya.

Adapun golongan darah yang paling banyak permintaannya ialah jenis golongan darah O. Hal ini terjadi lantaran populasi penduduk di Kalimantan Utara (Kaltara) didominasi jenis golongan darah O.

Ia menambahkan, untuk sistem pengambilan darah petugas RSUD menggunakan alat Aferesis yang merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan. Alat ini yang akan memproses pengambilan darah tergantung kebutuhan komponennya.

“Jadi komponen lain yang tidak diperlukan itu bisa dikembalikan ke tubuh pendonor. Misalnya trombosit. Keunggulan dari Aferesis ini, satu pendonor bisa setara dengan 10 kantong darah. Keuntungannya banyak sekali untuk pasien,” ucapnya.

Dalam membuka layanan donor darah, UTDRS selalu membuka layanan setiap harinya. Syaratnya di antaranya pria dan wanita dewasa dalam keadaan sehat, tidak memiliki riwayat penyakit. Misalnya penyakit menular, bagi wanita tidak sedang datang bulan dan mengandung.

“Setelah sampai sini (UTDRS) kita screening lagi. Sejauh ini respon masyarakat positif saja. Hampir setahun ini hampir 1.000 pendonor. Ada beberapa dari luar daerah juga,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *