Musrenbang Kewilayahan RKPD Nunukan 2024, Bupati Harapkan Fokus dan Selaras

benuanta.co.id, NUNUKAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kewilayahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Nunukan 2024 yang digelar di Sebatik, terdapat 87 usulan yang disampaikan pihak kecamatan se Pulau Sebatik.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, menyampaikan pembahasan musrenbang kewilayahan RKPD 2024 yang lebih difokuskan pada hasil input dari Musrenbang Desa/Kelurahan pada aplikasi SIPD untuk menghasilkan 5-10 usulan prioritas dengan kriteria peningkatan kinerja pelayanan publik penguatan keanekaragaman industri dan perdagangan yang berbasis produk unggulan daerah yang di laraskan dengan 8 arahan Presiden Republik Indonesia

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

Pada saat rapat koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Kepala Daerah se-indonesia Tahun 2023 diminta untuk dapat mengendalikan inflasi di daerah, menurunkan kemiskinan ekstrem sampai target 0 persen pada tahun 2024, menurunkan stunting, mempermudah investasi, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, upaya memaksimalkan potensi daerah, menjaga stabilitas politik dan keamanan, menjamin kebebasan beragama isu tentang pemulihan ekonomi di masa pasca pandemi 19 masih menjadi hal yang paling dominan dalam berbagai pembahasan aspek pembangunan baik pusat maupun daerah.

“Dari beberapa arahan itu saya mengharapkan adanya kerja sama lintas sektor sehingga program yang akan dilakukan ditahun 2024 bisa lebih fokus dan selaras di Kabupaten, Provinsi dan Nasional,” kata Laura, Rabu (1/2/2023).

Ketersediaan infrastruktur dasar yang mendukung kemajuan ekonomi daerah harus terus ditingkatkan, karena itu diperlukan adanya komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah dengan dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Laura ingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk memberikan tanggapan serta respons terhadap hasil Musrenbang kecamatan agar apabila ada kesesuaian dengan rancangan awal RENJA Perangkat Daerah dan potensi yang ada, maka usulan masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbang harus di pertimbangkan untuk masuk dalam daftar pelaksanaan kegiatan Musrenbang 2024.

Sementara itu, Camat Sebatik Tengah Aris Nur juga menyampaikan ada beberapa usulan yang disampaikan salah satunya itu adalah Pengadaan internet public untuk SD 002 Dusun Maiwah Kecamatan Sebatik tengah, mengingat letak SD yang berada jauh walaupun ada jaringan tower yang ada sangat lemah.

“Sekolah terletak jauh di lembah, terlindung gunung dari tower Telkomsel yang letaknya agak jauh dari sekolah sehingga penerimaan signal sangat lemah, Cuma berputar-putar saja, tidak bisa terkoneksi,” kata Aris.

Selain tower Telkom yang jauh dari sekolah dan belum ada jalur kabel fiber optik Telkomsel yang menuju ke sekolah itu. Kondisi ini membuat pihaknya tidak memiliki alternatif untuk mengupayakan penyediaan jaringan internet selain mengusulkannya melalui Musrenbang Kecamatan ini.

“Kami tidak ada pilihan karena kekuatan sinyal dari tower sangat lemah kabel fiber optik juga belum tersedia, maka kami usulkan melalui Musrenbang karena saya dengar ada sekolah yang mendapatkan bantuan internet,” jelasnya.

Mendengarkan usulan itu Kepala Dinas Kominfo Nunukan Kaharuddin, menyampaikan ada cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan jaringan internet di sekolah yang belum terlayani jaringan dari BTS yang ada.

“Usulan ini akan kami catat untuk kita teruskan ke Kementerian Kominfo agar dapat dibantu untuk pengadaan Vsat untuk penyediaan jaringan di sekolah tersebut,” terangnya.

Kata Kaharuddin, pihak sekolah harus menulis surat permohonan pengadaan Vsat kepada Diskominfo untuk selanjutnya diusulkan ke Bakti Kementerian Kominfo.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *