APBD 2023 Bulungan Difokuskan Membangun Infrastruktur

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang memadai, Pemerintah Kabupaten Bulungan pastikan beberapa ruas jalan yang belum tertangani di tahun 2022 maka dilaksanakan peningkatan di tahun 2023 mendatang.

Bupati Bulungan Syarwani menjelaskan APBD Kabupaten Bulungan tahun 2023 mencapai Rp 1,5 triliun, dimana anggaran pembangunan ini meningkat dibandingkan tahun 2022 yang hanya berkisar Rp 1,2 triliun.

Salah satu fokus anggaran tersebut untuk pembangunan infrastruktur jalan di beberapa diantaranya jalan penghubung Tanjung Palas dengan Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Baca Juga :  Terkendala Vaksin Kosong, Belum Ada Pelayanan Booster Kedua

“Untuk poros Salimbatu Tanjung Palas kita anggarkan hampir Rp 20 miliar, mudah-mudahan itu bisa separuhnya karena memang panjangnya hampir 12 kilometer,” ucap Syarwani kepada benuanta.co.id, Kamis 29 Desember 2022.

Selain itu, Jalan Poros Buluh Perindu yang telah dikerjakan di tahun ini mencapai 1,8 kilometer akan disambung lagi menuju Jalan Meranti, dimana penganggarannya sebesar Rp 9 miliar.

“Untuk lanjutan Jalan Buluh Perindu ke Jalan Meranti panjangnya 900 meter, Insya Allah melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) Bulungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bulungan Ingin Dewan Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Kemudian jalan yang ada didalam Ibukota Kaltara, Tanjung Selor beberapa jalan bernama buah-buahan juga akan ditingkatkan.

“Pemeliharaannya nanti dilaksanakan oleh Dinas PUPR Bulungan,” bebernya.

Rencana selanjutnya, Pemkab Bulungan akan membangun jembatan yang menghubungkan Jalan Cendana dengan Jalan Sabanar Lama masuk dalam kategori prioritas. Pasalnya jembatan dari kayu itu tidak representatif.

“Jembatan inikan jembatan kayu, disanakan sudah pernah ada warga yang membawa kendaraan dan terbalik. Nanti berupa jembatan beton,” tuturnya.

Baca Juga :  15 Tahun Gedung SD 003 Tanjung Palas Utara Mangkrak

Kata dia, saat jembatan ini sudah terbangun maka bisa mendekatkan masyarakat Sabanar Lama menuju ke Jalan Sengkawit dan tidak perlu memutar terlalu jauh untuk menuju ke Pasar Induk salah satunya.

“Sedangkan jalan lainnya kemarin seperti Tanjung Selor ke Peso itu ada bantuan dari Pemprov Kaltara sebesar Rp 17 miliar,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *