Mulusnya Jalan Poros Provinsi Rute Malinau-KTT Diapresiasi Masyarakat 

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Perbaikan jalan link nasional di bawah pengelolaan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BJPN) seperti di wilayah perbatasan Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT) mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar.

Sebelumnya jalan poros yang sempat mengalami kerusakan cukup parah, kini terlihat rapi dan beraspal tanpa adanya lubang jalan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2012 votes

Mayon, salah satu masyarakat mengapresiasi tindakan Pemerintah yang dianggapnya peka terhadap kondisi desa yang ada di perbatasan KTT-Malinau.

Baca Juga :  Sungai Selor dan Sungai Buaya akan Kembali Dinormalisasi

“Sangat membantu kita, tak hanya warga sekitar saja tapi juga warga yang ada di Malinau dan KTT juga, karena jalan yang ada sekarang sangat mudah untuk dilewati pengendara,” kata Mayon, Senin 3 Oktober 2022.

Ia menambahkan selama jalan itu diperbaiki akses masyarakat menuju beberapa daerah seperti Bulungan, KTT dan Malinau menjadi lebih mudah dan waktu yang efesien.

“Dulu saat masih rusak bisa 1 jam 30 menit hingga 2 jam hanya untuk Malinau ke KTT. Tapi sekarang nggak sampai satu jam udah bisa kita tempuh,” ujarnya.

Masyarakat lainnya, Aris juga mengungkapkan hal yang sama, menurutnya perbaikan jalan poros provinsi ini sangat membantu masyarakat dan mengurangi angka kecelakaan.

Baca Juga :  Sungai Selor dan Sungai Buaya akan Kembali Dinormalisasi

“Kalau dulu kita sangat takut kecelakaan karena bus saja sudah beberapa kali terguling karena setiap tikungan selalu ada lubang. Tapi kalau sekarang udah lebih aman,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas PUPR Perkim) Kaltara, Datu Iman Suramenggala mengatakan, adanya perbaikan jalan di sejumlah ruas jalan provinsi merupakan salah satu agenda pembangunan yang dikejar oleh Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang dan Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP.

“Sejak awal kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur semua program pembangunan kita kejar. Meskipun kita sempat terbebani dengan adanya refocusing anggaran Covid-19,” terang Datu Iman.

Baca Juga :  Sungai Selor dan Sungai Buaya akan Kembali Dinormalisasi

“Tapi program itu terus kita genjot, bahkan saat ini perbaikan jalan poros provinsi sudah mencapai 80 persen penyelesaian aspal,” tambahnya.

Sedangkan untuk penyelesaian perbaikan jalan poros itu, ia menargetkan bisa selesai pada tahun 2023 mendatang.

“Perbaikan tinggal kita lakukan pada Jalan Gunung Belanda saja yang ada di Malinau yang juga masuk dalam kewenangan BPJN, termasuk penyelesaian saluran air jalannya dan Insyallah pertengahan atau akhir tahun 2023 bisa selesai lah,” pungkasnya.(*)

Reporter: Redaksi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *