benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pembinaan olahraga prestasi melalui persiapan pelaksanaan Kejuaraan Renang Piala Gubernur Kalimantan Utara Kelompok Umur (KU). Ajang yang direncanakan digelar di Kota Tarakan pada akhir Juli atau awal Agustus 2026 tersebut, diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus bagian dari upaya menyiapkan atlet akuatik Kaltara menuju kompetisi nasional hingga internasional.
Persiapan pelaksanaan kejuaraan mulai dimatangkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Utara, Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia Kalimantan Utara, serta event organizer.
Kadispora sekaligus Ketua Federasi Akuatik Indonesia Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., mengungkapkan berbagai aspek teknis dibahas agar pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pembinaan olahraga daerah.
“Kejuaraan kelompok umur bukan hanya tentang mencari juara, tetapi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan regenerasi atlet,” ungkapnya, Rabu (24/6/2026).
Menurut Bustan, pembinaan atlet usia dini harus dilakukan secara berkelanjutan karena menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa depan. Melalui kompetisi kelompok umur, potensi atlet dapat terpantau sejak awal sehingga proses pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah.
“Dari ajang seperti inilah kita dapat melihat potensi-potensi yang nantinya bisa dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Utara di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa Piala Gubernur tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga sarana evaluasi hasil pembinaan yang selama ini dilakukan oleh klub maupun pengurus cabang olahraga. Melalui kompetisi yang sehat, kemampuan atlet dapat diukur sekaligus menjadi bahan perbaikan program pembinaan ke depan.
“Piala Gubernur menjadi momentum penting untuk memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi atlet-atlet muda sekaligus mengukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan,” bebernya.
Lebih lanjut, Dispora Kaltara menaruh perhatian khusus terhadap cabang olahraga akuatik yang saat ini masuk dalam peta jalan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan menjadi salah satu cabang prioritas menuju target prestasi Indonesia pada ajang Olimpiade 2028. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memberikan dukungan melalui penyelenggaraan event yang mampu meningkatkan kualitas dan jam terbang atlet.
“Saya juga melakukan pertemuan dengan teman-teman cabang olahraga yang masuk dalam peta jalan Desain Besar Olahraga Nasional yang menjadi target nasional kita menuju Olimpiade 2028, yaitu cabang olahraga Akuatik Indonesia,” lanjutnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Dispora Kaltara berencana menggelar Kejuaraan Renang Piala Gubernur Kalimantan Utara di Kota Tarakan. Rencana itu telah disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Utara dan mendapat perhatian sebagai bagian dari pengembangan olahraga prestasi daerah.
“Kita akan mencoba melaksanakan event ini dan mungkin ditempatkan di Kota Tarakan. Saya akan izin kepada Pak Gubernur, dan setelah pelantikan kemarin saya juga sudah menyampaikan rencana pelaksanaan Lomba Renang Piala Gubernur,” tuturnya.
Bustan mengungkapkan kejuaraan tersebut direncanakan berlangsung pada akhir Juli atau awal Agustus 2026 dengan melibatkan atlet-atlet muda dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Selain menjadi ajang pembinaan, kejuaraan juga diharapkan mendukung persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan agenda olahraga yang lebih tinggi.
“Piala Gubernur yang kita rencanakan nanti mungkin dilaksanakan pada akhir Juli atau awal Agustus di Kota Tarakan,” katanya.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan saat ini tidak hanya berorientasi pada prestasi jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Pengurus cabang Akuatik Indonesia Kalimantan Utara bahkan telah memasang target prestasi yang cukup ambisius untuk kontingen daerah.
“Teman-teman dari cabang Akuatik Indonesia menargetkan minimal dua medali emas pada pelaksanaan PON 2028,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara Dispora Kaltara, Pengprov Akuatik Indonesia Kaltara, serta seluruh pihak terkait, pemerintah berharap kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Pembinaan yang berjenjang dan kompetisi yang rutin dinilai menjadi kunci dalam menciptakan regenerasi atlet yang berkualitas.
“Harapan kita sederhana, semakin banyak atlet muda yang berani tampil, berkompetisi, dan berkembang,” harapnya.
Bustan optimistis dari kolam renang yang ada di Kalimantan Utara akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di berbagai ajang besar pada masa mendatang. Ia menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga akan terus diperkuat demi mendukung pencapaian prestasi olahraga Kaltara.
“Dari kolam renang hari ini, mudah-mudahan lahir atlet-atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Utara,” pungkasnya. (adv)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli








