Kolaborasi Pemkab Bulungan dengan Unikaltar, Satu Desa/Kelurahan Satu Sarjana

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menggandeng Universitas Kaltara (Unikaltar) untuk memperkuat Kerja sama yang selama ini sudah berjalan dan akan terus diperluas, terutama dengan melibatkan lebih banyak anak muda dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi itu dibahas dalam pertemuan Bupati Bulungan, Syarwani, bersama Rektor Universitas Kaltara. Menurut Syarwani, pemerintah daerah (Pemda) melihat perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan. Karena itu, berbagai program pemerintah mulai disinergikan dengan kegiatan akademik yang dimiliki kampus.

Selama ini mahasiswa Unikaltar sudah dilibatkan dalam berbagai kegiatan, mulai dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian, hingga kegiatan di lapangan bersama perangkat daerah. Bahkan, pada program kawasan cepat tumbuh yang dijalankan Dinas Pertanian, mahasiswa juga ikut terlibat langsung untuk belajar sekaligus mendampingi masyarakat.

Baca Juga :  Warga Tanah Kuning Datangi DPRD Bulungan, Minta Hak Plasma 20 Persen segera Diselesaikan

Syarwani mengatakan keberadaan mahasiswa di desa tidak hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat melalui edukasi dan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Sebelum mahasiswa turun melaksanakan KKN, kami selalu berdiskusi dengan pihak kampus. Ada beberapa isu pembangunan yang kami sampaikan supaya bisa menjadi bagian dari kegiatan mereka di desa. Jadi kehadiran mahasiswa tidak hanya menjalankan program kampus, tetapi juga ikut membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat,” Kata Syarwani kepada Benuanta, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting agar pembangunan daerah tidak hanya dijalankan pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan dari kalangan akademisi. Pemda juga membutuhkan hasil kajian dari kampus sebagai bahan masukan dalam menyusun maupun mengevaluasi kebijakan pembangunan.

Baca Juga :  Kebun Raya Bundayati Jadi Lokasi Upacara HUT RI ke-81

“Kampus menjadi mitra pemerintah. Kami juga membutuhkan kajian dan masukan dari akademisi sebagai bahan evaluasi terhadap program-program yang sudah berjalan. Jadi kolaborasi ini bukan hanya saat KKN, tetapi juga dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kaltara, Didi Adriansyah, mengatakan hubungan antara kampus dengan Pemkab Bulungan selama ini terjalin dengan baik. Pemda dinilai memberikan ruang yang luas kepada perguruan tinggi untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Ia menyebut salah satu program yang sedang dipersiapkan bersama adalah Satu Desa/Kelurahan Satu Sarjana. Program tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak muda di desa dan kelurahan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Sesuai tema RKPD 2027 yang fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, kami bersama pemda membahas program satu desa atau kelurahan satu sarjana. Kalau seluruh desa dan kelurahan terlibat, ada sekitar 81 anak muda yang nantinya mendapat kesempatan kuliah di Universitas Kaltara.,” jelasnya.

Baca Juga :  Barang Bukti 53 Perkara Dimusnahkan Kejari Bulungan, Masih Didominasi Kasus Sabu

Selain itu, pihak kampus juga akan terus menyelaraskan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dengan program yang sedang dijalankan pemda. Dengan cara itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman belajar, tetapi juga ikut berkontribusi membantu pembangunan di desa-desa.

“Program pemerintah di desa akan kami kolaborasikan dengan program kampus. Jadi mahasiswa yang turun melalui KKN tidak bekerja sendiri, tetapi ikut mendukung program pembangunan yang memang sedang berjalan di desa tersebut sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tutupnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *