ETPD di Bulungan Stabil di Atas 90 Persen, Digitalisasi Terus Didorong

Bulungan53 views

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Capaian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kabupaten Bulungan menunjukkan hasil yang cukup baik. Dalam beberapa tahun terakhir, angkanya tercatat konsisten berada di atas 90 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulungan, Muhammad Zulkifli, mengatakan bahwa kondisi ini menandakan upaya digitalisasi transaksi di daerah berjalan cukup stabil. Meski sempat mengalami sedikit penurunan, capaian tersebut dinilai tetap positif.

“Indeks ETPD Kabupaten Bulungan cenderung stabil di atas 90 persen, walaupun ada fluktuasi, namun masih menunjukkan kinerja yang baik,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Baca Juga :  Dermaga Kayan II Tanjung Selor Dangkal, Rencana Penyedotan Pasir Pekan Ini

Berdasarkan data yang ada, capaian ETPD pada semester I tahun 2022 sebesar 90,4 persen dan meningkat menjadi 95,4 persen pada semester II. Tren ini terus berlanjut di tahun 2023, dengan angka 95,7 persen di semester I dan naik menjadi 97,9 persen pada semester II.

Namun, pada semester I tahun 2024 sempat terjadi penurunan menjadi 89,7 persen. Meski begitu, capaian tersebut kembali meningkat pada semester II 2024 menjadi 96,8 persen. Sementara pada semester I tahun 2025 berada di angka 95,0 persen.

Baca Juga :  Kabut Asap Mengintai, Disdikbud Bulungan Imbau Siswa Kurangi Aktivitas Luar

Zulkifli menyebutkan, untuk semester II tahun 2025, pemerintah daerah menargetkan capaian tetap bisa dipertahankan. Hasilnya sendiri diperkirakan baru akan diketahui pada pertengahan tahun.

“Kami optimistis tren ini bisa terus terjaga ke depan,” katanya.

Di sisi lain, ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam mendorong digitalisasi transaksi secara menyeluruh. Salah satu tantangan utama adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap sistem pembayaran digital.

Baca Juga :  Pulang Sekolah Pelajar Teras Nawang Seberangi Sungai Kayan

Untuk mengatasi hal tersebut, Bapenda Bulungan terus mendorong penggunaan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran non-tunai.

“Ke depan kami harapkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan QRIS karena lebih praktis dan aman,” pungkasnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *