Disdukcapil Minta Masyarakat Bulungan Tidak Sembarang Unduh Aplikasi IKD

Bulungan80 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Menghindari penyalahgunaan data kependudukan di kalangan masyarakat, setelah sebelumnya ada kedok agar melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dikirimkan melalui platform WhatsApp, link, barcode dan surat edaran.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulungan kembali meminta masyarakat Bulungan untuk berhati-hati. Dimana pihak Disdukcapil tidak pernah meminta individu warga untuk aktivasi tapi harus mendatangi petugas.

“Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap konten, halaman website dan tautan unduhan aplikasi palsu yang mengatasnamakan Disdukcapil,” ujar Kepala Disdukcapil Bulungan Jamaluddin Saleh, Ahad, 29 Juni 2025.

Baca Juga :  Belum Dipastikan Direnovasi atau Dibangun Ulang, Gedung Kantor Bupati Bulungan Masih Dikaji

Pasalnya, kembali beredar di masyarakat, adanya surat yang mengatasnamakan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil tertanggal 25 Juni 2025 tentang aktivasi IKD.

“Dipastikan surat edaran itu adalah penipuan, Ditjen Dukcapil tidak pernah mengeluarkan surat edaran,” ucapnya.

Terkait aplikasi IKD yang harus di unduh oleh pengguna smartphone dapat dilakukan di 2 tempat untuk handphone android hanya tersedia di Google Play Store sedangkan untuk pengguna IPhone dapat di unduh di Apple App Store.

Baca Juga :  Eks Kantor DJPb Pilihan OPD Bulungan pasca Kantor Bupati Terbakar

“Jangan pernah mengunduh aplikasi IKD dari tautan luar, file apk, atau website tidak resmi. Pastikan warga hanya mendapatkan informasi dari situs resmi Dukcapil.Kemendagri.co.id,” tuturnya.

Jamaluddin menyebutkan seluruh website resmi Pemerintah Indonesia memiliki akhiran “go.id”,  jika alamat website tidak berakhiran “go.id”, pihaknya meminta masyarakat untuk waspada.

“Itu bisa jadi situs palsu kalau aplikasinya tidak di unduh di Apple App Store dan Play Store dan hanya izinkan install aplikasi dari dua tempat itu,” bebernya.

Tips agar aman dirinya meminta untuk memeriksa izin akses aplikasi sebelum menginstal, waspadai aplikasi yang meminta akses ke SMS, kontak, kamera atau keuangan. Aktifkan keamanan ganda di aplikasi perbankan dan penting lainnya serta pasang aplikasi keamanan terpercaya dan perbarui sistem secara rutin.

Baca Juga :  Kualitas Udara Tanjung Selor Masuk Kategori Sedang

“Kalau terlanjur mengunduh segera lakukan langkah untuk nonaktifkan koneksi internet (baik wifi ataupun seluler), hapus aplikasi mencurigakan dari perangkat, ganti semua password penting serta laporkan ke bank dan pihak berwenang,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *