benuanta.co.id, TARAKAN – Lapas Kelas II A Tarakan memastikan bahwa isu terkait seorang warga binaan yang dikabarkan kabur merupakan berita bohong atau hoaks.
Informasi palsu itu sempat beredar luas di tengah masyarakat pada Senin, (1/9/2025), dan menyebut seorang narapidana atas nama Asrudin Bin Sadip, perkara pencurian, melarikan diri dari dalam lapas.
Humas Lapas Kelas II A Tarakan menegaskan, kabar tersebut tidak benar. Hingga saat ini seluruh penghuni masih dalam keadaan lengkap dan tidak ada laporan pelarian.
“Tidak ada informasi pelarian warga binaan Lapas Tarakan,” ujar Humas Lapas Kelas II A Tarakan, saat dikonfirmasi benuanta.co.id, Senin (1/9/2025) malam.
Pihak Lapas juga menyampaikan bahwa sistem pengawasan dan keamanan di dalam lapas berjalan seperti biasa. Setiap harinya, petugas melakukan pengecekan rutin untuk memastikan jumlah penghuni sesuai dengan data resmi.
“Jumlah warga binaan masih sesuai, tidak ada yang kurang,” tambahnya.
Lapas meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar justru dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan di masyarakat.
“Mohon untuk tidak panik atas isu tersebut. Kami pastikan keamanan dan ketertiban di dalam lapas tetap terjaga,” pungkasnya.
Dengan penegasan ini, Lapas berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi, serta mengutamakan konfirmasi dari sumber resmi sebelum mempercayai sebuah kabar. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







