Minim Penerangan, Wilayah Pantai Amal Perlu Perhatian Pemerintah 

benuanta.co.id, TARAKAN – Ruas jalan di Pantai Amal menjadi akses penting bagi warga dan mahasiswa di Tarakan masih minim penerangan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pengguna jalan di malam hari.

Diketahui, ruas jalan tersebut milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Kendati begitu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan berupaya mengusulkan agar ruas jalan tersebut turut mendapat prioritas fasilitas untuk peningkatan fasilitas penerangan.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, Muh. Anang Zakarian, S.T., M.H., menjelaskan, secara normatif, penerangan di Jalan Amal memang harus menjadi perhatian.

Baca Juga :  Tarakan Dapat 200 Unit BSPS Tahap Pertama, Fokus di Tarakan Utara dan Barat

“Jalan itu penting untuk diprioritaskan, karena pertama, merupakan akses menuju destinasi wisata. Kedua, menjadi jalur menuju sektor pendidikan. Banyak mahasiswa dan warga yang melintasi jalan ini,” katanya, Kamis (19/2/2025).

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, warga dapat mengajukan permohonan pemasangan lampu jalan untuk mempercepat proses perbaikan.

“Masyarakat memiliki hak untuk melaporkan jika ingin dipasangkan lampu jalan. Itu lebih bagus, karena memudahkan kami untuk mengajukan ke pihak terkait. Tapi tentu kami juga harus mengecek dulu apakah jalan tersebut memenuhi standar pemasangan penerangan,” jelasnya.

“Kami akan terus mendata dan berupaya memberikan solusi. Partisipasi masyarakat sangat membantu dalam mempercepat proses perbaikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Santri Berprestasi di Tarakan Azifah Azzahra Resmi jadi Anak Asuh Rahmawati Paliwang

Menurut Muh. Anang, meskipun Jalan Amal berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi, Dishub Kota Tarakan tetap akan berupaya mengusulkan solusi agar penerangan di jalur tersebut bisa segera diperbaiki.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk mencari solusi terbaik,” sebutnya.

Salah satu mahasiswa yang tinggal di sekitar Pantai Amal, Rudi (22), mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang gelap di malam hari.

“Kalau malam, jalan di sini gelap banget. Kadang kalau pulang kuliah malam, rasanya kurang aman. Apalagi kalau hujan, jadi makin rawan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Tarakan Kawal Pelebaran Jalan di Samping Kantor BRI

Rudi juga menambahkan bahwa beberapa mahasiswa lain pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan di jalan tersebut.

“Beberapa teman saya pernah cerita kalau mereka merasa diikuti orang tak dikenal saat pulang malam. Jadi, penerangan ini memang harus segera diperbaiki,” pungkas Rudi.

Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan penerangan di ruas jalan di Pantai Amal segera mendapatkan solusi. Sehingga masyarakat dan mahasiswa merasa lebih aman dan nyaman saat melintas, terutama di malam hari. (*)

Reporter: Nurul Auliyah

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *