Meski Sosialisasi Sudah Gencar, Masih Ada Warga yang Takut Divaksin

TANA TIDUNG – Berbagai tanggapan warga di Kabupaten Tidung (KTT), yang enggan jika harus dilakukan vaksin untuk pencegahan virus Covid-19, yang saat ini sudah mulai dilaksanakan di Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Kebanyakan warga sudah melakukan antisipasi untuk tidak divaksin nantinya. Sebagian warga berasumsi jika divaksin tersebut mengandung zat yang tidak baik bahkan dianggap tidak halal. Padahal pemerintah telah menyosialisasikan tentang pentingnya vaksin ini, dan tidak membahayakan atau tidak ada efek samping bagi kesehatan.

Salah seorang warga, Mail mengatakan, dirinya enggan jika nanti harus dilakukan vaksin. Ia menganggap bahwa berita-berita yang beredar di antaranya kehalalan dan risiko lainnya jika nantinya ia disuntik vaksin.

“Kalau saya pribadi tidak ingin divaksin, karena menurut pribadi saya masih banyak pertimbangan kenapa saya tidak ingin divaksin. Yang jelas vaksin itu saya masih meragukanya,” ujar Mail.

Vaksin yang dianggap dapat melawan virus Covid-19 itu masih diragukanya, pasalnya dirinya selalu melihat berita yang beredar bahwa banyak yang meragukan vaksin sinovac tersebut.

“Saya ragu jika harus divaksin, kita kan belum tahu apa betul bisa melawan Covid-19. Belum lagi kalau sudah divaksin tiba-tiba ada masalah dengan kesehatan saya siapa yang mau tanggung jawab,” ungkapnya.

Warga lainnya, Astuti juga enggan jika harus divaksin nantinya. Dirinya masih ragu akan vaksin tersebut, mengingat masih belum adanya bukti konkret terkait vaksin.

“Takut jugalah kalau harus disuntik vaksin, kita kan tidak tahu bagaimana jika vaksin itu malah membawa efek buruk bagi kesehatan,”  ujar Astuti.

Untuk saat ini memang masyarakat belum ada yang disuntik vaksin karena sasaran utamanya adalah tenaga medis, setelah itu baru masyarakat.

“Saya dengar juga kalau tidak mau divaksin akan ada denda bagi yang menolak, saya berpikir saya lebih memilih kena denda dari pada harus divaksin. Sekarang kan yang duluan divaksin tenaga medis bukan warga biasa,” ungkapnya.(*)

Reporter : Dwi Widdyaswiranata
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *