benuanta.co.id, JAKARTA — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas membeberkan berbagai tantangan sekaligus potensi besar yang ada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di tengah ujian cuaca akibat fenomena El Nino yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pihaknya terus berupaya keras memastikan penanganan berjalan tuntas.
Hal tersebut diungkapkan Sri Juniarsih saat ditemui di Jakarta, di mana ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan hutan dan lahan yang hilang akibat musibah tersebut.
“Memang untuk menjadi seorang pelayan masyarakat itu tidak mudah. Kita kerja salah, tidak kerja apalagi, saya lebih salah. Tetapi dengan segala dinamika tersebut, kami lebih tertantang untuk bekerja lebih baik lagi ke depan,” ujar Sri Juniarsih, Senin (28/9/2026).
Di balik berbagai tantangan berat yang dihadapi, Sri Juniarsih tetap optimis mengangkat potensi daerahnya. Ia memamerkan perkembangan kerajinan batik khas Berau yang kini tengah diupayakan agar semakin laris manis dan dikenal luas oleh para pencinta batik di tanah air.
Menurutnya, batik Berau memiliki keunikan tersendiri karena menceritakan asal-usul daerahnya yang kaya tidak hanya dari keindahan laut dan perikanannya saja, melainkan juga sektor kehutanan serta keindahan alam yang luar biasa.
“Karena Berau itu bukan hanya laut yang berbicara, tapi juga hutan, kemudian juga tentang keindahan alam yang sangat luar biasa,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Pemkab Berau mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta bergandengan tangan memulihkan lingkungan demi menjaga kekayaan sumber daya alam yang menjadi kebanggaan warga Berau. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina







