benuanta.co.id, BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengambil langkah cepat di tengah tantangan fiskal daerah.
Jajaran eksekutif Pemkab Berau yang dipimpin langsung oleh Bupati bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muh Said, baru saja merampungkan agenda penting dengan menemui Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, di Jakarta.
Pertemuan strategis yang turut dihadiri Kepala BPKAD, Kepala Bapperida, dan Kepala Bapenda pada Senin (21/9/2026) ini fokus membahas usulan program prioritas, optimalisasi Transfer ke Daerah (TKD) seperti DBH dan DAU, DAK, hingga sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah.
Sekda Berau, Muh Said, mengungkapkan kunjungan tersebut merupakan ikhtiar nyata pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal Berau agar program pembangunan kerakyatan tidak mandek.
“Kita berharap dana ke daerah semakin banyak, kemudian program pembangunan dari pusat semakin ditingkatkan ke daerah,” ujar Muh Said dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Meski tengah memperjuangkan tambahan dana pusat, Muh Said menegaskan Pemkab Berau tetap bersikap realistis dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjalan. Untuk sementara waktu, pemda melakukan penyesuaian ketat melalui efisiensi belanja dan kegiatan.
Pihaknya menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memprioritaskan belanja wajib yang bersifat mengikat demi menjaga stabilitas birokrasi.
“Memfokuskan anggaran pada belanja pegawai dan operasional kantor. Menghitung secara detail kebutuhan prioritas seperti dana kampung agar tidak terjadi kekurangan di tengah jalan,” bebernya.
Saat ini, kata dia Pemkab Berau menggantungkan harapan besar agar pemerintah pusat segera merealisasikan transfer dana ke daerah.
“Langkah ini dinilai krusial agar setiap pemerintah daerah dapat leluasa menyesuaikan serta merampungkan program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina







