benuanta.co.id, NUNUKAN – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, menorehkan capaian membanggakan setelah menjadi salah satu koperasi desa di Kalimantan Utara yang diresmikan operasionalisasi gerainya oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, secara virtual pada Sabtu (16/5/2026).
Dari lima KDMP di Kalimantan Utara yang masuk dalam agenda peresmian nasional tersebut, KDMP Tanjung Harapan dipercaya mewakili Kabupaten Nunukan. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat desa perbatasan dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis koperasi.
Ketua KDMP Tanjung Harapan, Rahmad Azis, mengaku bangga atas pencapaian koperasi yang dipimpinnya. Menurutnya, keberhasilan hingga tahap operasionalisasi tidak lepas dari semangat gotong royong masyarakat desa yang sejak awal mendukung penuh pembangunan koperasi tersebut.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena KDMP Tanjung Harapan menjadi salah satu koperasi desa di Kalimantan Utara yang telah selesai dibangun dan diresmikan langsung oleh Bapak Presiden, meskipun secara virtual,” ujar Rahmad pada Senin, (18/5/2026).
Ia berharap kehadiran KDMP mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Tanjung Harapan, sekaligus membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Semoga koperasi ini bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat Desa Tanjung Harapan dan memberikan manfaat luas bagi warga,” katanya.
Rahmad menjelaskan, operasional penuh koperasi ditargetkan mulai berjalan pada Juni hingga Juli 2026, menyesuaikan proses pencairan anggaran serta dukungan pembiayaan dari dana desa maupun sumber pendanaan koperasi lainnya.
Pada tahap awal, KDMP Tanjung Harapan akan menjalankan sejumlah unit usaha sesuai klasifikasi bidang usaha yang tercantum dalam KBLI badan hukum koperasi.
Meski tergolong baru, antusiasme masyarakat terhadap koperasi cukup tinggi. Saat ini, jumlah anggota tercatat sebanyak 15 orang dan struktur kepengurusan maupun pengawas masih tetap sejak awal pembentukan.
“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada pergantian pengurus maupun pengawas. Keanggotaan juga masih tetap 15 orang,” tutupnya.
Kehadiran KDMP Tanjung Harapan diharapkan menjadi contoh pengembangan koperasi desa berbasis potensi lokal di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli








