9 Tahun Kaltara Berbenah, Infrastruktur Jadi Jantung Semua Peradaban

benuanta.co.id, BULUNGAN – Masuki usia ke 9 tahun Provinsi Kaltara masih terus berbenah diri, dengan melakukan pembangunan di semua lini. Kepemimpinan Gubernur Kaltara, Drs Zainal Arifin Paliwang dan Dr Yansen TP yang belum genap setahun, terus berupaya melakukan perbaikan di berbagai sektor salah satunya pembangunan infrastruktur.

“Keinginan saya selama menjabat Gubernur Kaltara semua infrastruktur di Kaltara minimal sudah bisa dilewati,” ungkap Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang kepada benuanta.co.id, Ahad, 24 Oktober 2021.

Menurutnya, infrastruktur menjadi jantung semua peradaban. Dalam pantauannya selama ini belum banyak masyarakat yang menikmati jalan yang baik. Bahkan, ada juga jalan yang selama ini sulit ditembus oleh kendaraan. Melihat kondisi itu, Zainal bersama Wakil Gubernur Kaltara akan berusaha agar jalan tersebut bisa dilalui.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok LPG di Kaltara Aman hingga Idulfitri 1447 H

“Jalan yang belum tembus, saya usahakan bisa dilalui roda empat walaupun tidak aspal. Tentu tujuannya untuk membuka isolasi selama ini contohnya di perbatasan,” ujarnya.

Kemudian akan ada pembenahan jalan tani, pihaknya sudah melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dimana jalan tani yang belum maksimal pengerjaannya akan meminta kerjasama dengan Kementerian Pertanian (Kementan).

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Prioritaskan Destinasi Unggulan pada 2026

“Kemudian nanti akan bekerjasama dengan Kementerian Pertanian untuk membenahi jalan-jalan tani,” bebernya.

Pemerintah Provinsi Kaltara juga akan mengadakan pelatihan kepada masyarakat di 4 kabupaten 1 kota di Kaltara. Jumlah setiap daerah itu diminta 20 orang terdiri dari masyarakat dan TNI-Polri agar dilatih oleh Kementan untuk bisa beternak dan bertani.

“Target saya sama pak Yansen hingga 2024 ada tampak adanya perubahan. Jika tidak ada perubahan selama 3 tahun itu untuk apa dilanjutkan. Kita ingin perlihatkan ke masyarakat Kaltara harus berubah,” tutur pria yang pernah jabat Wakapolda Kaltara ini.

Baca Juga :  Ekspor Kaltara Turun 25 Persen pada Januari 2026, Surplus Perdagangan Menyusut

Zainal menuturkan, Kaltara berubah itu untuk menuju kepada kemajuan. Poin penting dari perubahan itu agar masyarakatnya sejahtera. Terlebih banyaknya potensi di Kaltara di antaranya pertambangan, perikanan, pertanian dan peternakan.

“Manakala kita sudah proyek masuk terutama wilayah KIPI kita akan kekurangan tenaga. Saya harapkan masyarakat Kaltara siap-siap untuk berkarya,” tutupnya. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *