10 Persen Nakes di Kaltara Sudah Disuntikan Vaksin Moderna

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemberian vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan di beberapa wilayah tampaknya masih belum berjalan penuh. Dalam rekapan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara secara manual yang mendapatkan vaksinasi baru 10,85 persen dari sasaran tenaga kesehatan.

“Ini karena beberapa kabupaten masih melanjutkan vaksinasi pasalnya harus dilaksanakan bertahap, mengingat efek dari Moderna ini lebih terasa,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy kepada benuanta.co.id, Senin (16/8/2021).

Dari catatan dan pelaporan manual, diketahui ada 10,85 persen yang sudah mendapatkan vaksin Moderna di Kabupaten Bulungan baru 236 orang dari sasaran 1.879 orang.

Baca Juga :  14 Armada Disiagakan, DAMRI Tanjung Selor Layani Rute Kaltara–Kaltim

Kemudian di Malinau ada 114 orang dari sasaran 1.350 orang dan Nunukan ada 584 orang dari sasaran 1.820 orang. Dengan total yang sudah di vaksin 934 orang.

“Di Bulungan sudah 12,6 persen, Malinau sudah 8,4 persen dan Nunukan ada 32,1 persen,” sebutnya.

Agust meminta kepada tenaga kesehatan agar menjalani vaksinasi ketiga menggunakan vaksin Moderna. Karena fungsi vaksin ini untuk memproteksi diri lebih baik lagi, dengan meningkatnya Covid-19 saat ini maka perlu memperkuat imun yang lebih kuat.

Baca Juga :  Gubernur Zainal dan Anggota DPR RI Rahmawati Menggelar Safari Ramadan di Masjid Jami Nurul Islam Tarakan

“Jumlah sasaran nakes kita hampir 7 ribu orang, ini kita melihat nakes yang sudah menerima vaksin dosis kedua,” jelasnya.

Namun selanjutnya akan terpilah lagi untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga ini, apakah nakes tersebut telah mendapatkan vaksin dosis kedua telah masuki masa 3 bulan atau belum. Bahkan ada juga nakes yang belum mendapatkan vaksin dosis satu dan dosis kedua karena menjadi penyintas Covid-19.

Baca Juga :  Buruan Daftar! Pemprov Kaltara Fasilitasi Mudik Lebaran Gratis 

“Atau mereka yang menjadi penyintas Covid-19, nah ini akan tertunda lagi. Apalagi di bulan Juli dan Agustus banyak nakes kita yang menjadi penyintas,” beber Agust.

Dirinya pun menegaskan sesuai arahan Kementerian Kesehatan, vaksin Moderna hanya diberikan kepada sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

“Tidak ada pemberian vaksinasi untuk sasaran lain kecuali tenaga kesehatan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa/Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *