Dana Konektivitas Krayan–Malinau Rp150 Miliar Dipastikan Cair

benuanta.co.id, BULUNGAN— Pemerintah pusat memastikan bantuan anggaran pembangunan jembatan senilai Rp150 miliar untuk wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), tetap dikucurkan. Dana tersebut bersumber dari Kementerian Keuangan dan diperuntukkan bagi peningkatan konektivitas kawasan perbatasan Krayan–Malinau.

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang mengatakan kepastian itu ia peroleh langsung dari pemerintah pusat. Menurut dia, tidak ada perubahan komitmen terkait dukungan anggaran infrastruktur di wilayah perbatasan.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Resmi Terapkan WFH di Hari Jumat bagi ASN

“Insyaallah tetap ada. Bantuan Rp150 miliar untuk konektivitas Krayan–Malinau tetap diturunkan. Pak Menteri tidak pernah ingkar janji,” sebut Gubernur Zainal.

Zainal menjelaskan, anggaran pembangunan jembatan tersebut tidak disalurkan melalui Pemprov Kaltara. Dana langsung dialokasikan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional sebagai pelaksana teknis proyek. “Pembangunannya diserahkan ke balai jalan, bukan ke provinsi,” kata dia.

Baca Juga :  14 Armada Disiagakan, DAMRI Tanjung Selor Layani Rute Kaltara–Kaltim

Meski tidak terlibat langsung dalam pengelolaan anggaran, Pemprov Kaltara kata Zainal, tidak mempermasalahkan mekanisme penyaluran tersebut. Ia menegaskan yang terpenting adalah realisasi pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.

“Siapa pun yang menerima anggaran tidak jadi soal, yang penting jembatan di Krayan dibangun dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan telah mengucurkan dana Rp150 miliar untuk mendukung pembangunan jembatan pada ruas Malinau–Binuang–Krayan di Kabupaten Nunukan. Bantuan tersebut diperoleh setelah Gubernur Kaltara menyampaikan langsung kondisi wilayah perbatasan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, terutama akses dan konektivitas antarwilayah.

Baca Juga :  Penyidikan Perkara Tambang, Kejati Kaltara Geledah 5 Instansi di Kabupaten Nunukan

Pemerintah daerah berharap pembangunan jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, menurunkan biaya logistik, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *