benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan pemantauan kualitas air di wilayah Kaltara guna memastikan tingkat kebersihan serta kelayakan air untuk dikonsumsi masyarakat.
Pemantauan tersebut dilakukan menggunakan alat Automatic Water Quality Monitoring System (Anlimo).
Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, melalui Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLH Kaltara, Petrus Maden Sima, menjelaskan bahwa alat Anlimo berfungsi untuk memantau kondisi kualitas air secara berkala dan berkelanjutan.
Saat ini, perangkat tersebut telah terpasang di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor, sebagai salah satu titik strategis pemantauan. Menurut Petrus, melalui Anlimo, DLH Kaltara dapat memantau berbagai parameter kualitas air secara real time, sehingga memudahkan dalam mendeteksi potensi pencemaran sejak dini.
Data yang dihasilkan dari alat tersebut menjadi dasar bagi DLH dalam melakukan evaluasi serta pengambilan langkah lanjutan apabila ditemukan indikasi penurunan kualitas air.
“Pemantauan kita lakukan secara rutin, bisa per hari, per minggu, hingga per bulan dan tahunan. Semua data itu terus kita pantau,” ucapannya, Ahad (21/12/2025).
Ia menambahkan, upaya pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen DLH Kaltara dalam menjaga kualitas lingkungan hidup, khususnya sumber daya air, agar tetap aman dan layak digunakan oleh masyarakat.
Selain itu, pengawasan yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong semua pihak untuk lebih peduli terhadap perlindungan lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran air di wilayah Kaltara. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Yogi Wibawa







